SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Bodrexin PE sirup obat untuk meredakan demam, sakit kepala, dan batuk berdahak

Bodrexin PE Sirup 56 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 11.200

Jumlah Produk
1

Tersedia 4 Penjual

Apotek Putih
Rp 11.200
Apotek Putih
Kota Jakarta Selatan6.45 km
Apotek Mestik Jaya
Rp 9.400
Apotek Mestik Jaya
Kota Jakarta Selatan8.25 km
Apotek JNJ
Rp 11.850
Apotek JNJ
Kota Tangerang Selatan16.49 km
Apotek Barkah
Rp 13.000
Apotek Barkah
Kota Depok25.77 km

Deskripsi

Bodrexin PE sirup obat untuk meredakan demam, sakit kepala, flu, dan batuk berdahak. Bodrexin PE sirup mengandung zat aktif paracetamol, phenylephrine, guaiphenesin, bromhexine, dan chlorpheniramine.

Bromhexine dan guaiphenesin adalah obat untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan seperti batuk berdahak. Chlorpheniramine digunakan untuk meredakan gejala alergi dan flu, seperti ruam, gatal pada kulit, tenggorokan, hidung, dan mata, bersin, serta mata berair.

Paracetamol adalah obat yang mampu meredakan nyeri (analgesik) dan menurunkan demam (antipiretik). Sementara, phenylephrine berfungsi untuk meredakan hidung tersumbat, sehingga mengurangi ketidaknyamanan dan membuat lebih mudah bernapas.

Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Bodrexin PE Sirup 56 ml
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
halal
Kandungan Utama
Paracetamol, phenylephrine, guaiphenesin, bromhexine, dan chlorpheniramine
Kelas Terapi
Antihistamin, mukolitik dan ekspektoran, analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Fenilmetilamina dan antihistamin generasi ke-1
Kemasan
1 Box isi 1 botol @ 56 ml
Produsen
Tempo Scan Pacific

Informasi Zat Aktif

Chlorpheniramine termasuk dalam kelompok obat antihistamin. Antihistamin membantu mengurangi gejala alergi dengan mencegah efek zat yang disebut histamin. Histamin diproduksi oleh tubuh sebagai respons terhadap zat asing yang membuat tubuh alergi. 

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, chlorpheniramine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Makanan di perut menunda penyerapan tetapi tidak mempengaruhi kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati).
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke dalam tubuh.
  • Metabolisme: Metabolisme sebagian besar di sel mukosa pencernaan dan hati (efek lintasan pertama).
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) adalah 12 hingga 43 jam pada orang dewasa dan 10 hingga 13 jam pada anak-anak. Obat dan metabolit dibuang dalam urine.

Bromhexine merupakan obat golongan mukolitik yang bekerja dengan cara mengencerkan dahak, sehingga dahak mudah dikeluarkan melalui batuk.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, bromhexine diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Sepenuhnya diserap di saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke jaringan tubuh, melintasi sawar darah otak dan plasenta dalam julmah kecil.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Sekitar 85%-90% melalui urine dalam bentuk metabolit. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi): 13-40 jam.

Phenylpropanolamine sering digunakan secara oral sebagai garam HCl untuk mengatasi hidung tersumbat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, phenylpropanolamine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) 1-2 jam.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme hati parsial.
  • Ekskresi: Melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) sekitar 3-5 jam.

Paracetamol bekerja dengan mengurangi produksi senyawa prostaglandin yang menyebabkan terjadinya peradangan dan pembengkakan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, Paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik setelah pemberian oral. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) Sekitar 10-60 menit (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 10-25%.
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati melalui konjugasi asam glukuronat dan sulfat, selanjutnya dimetabolisme melalui konjugasi dengan glutathione di hati dan ginjal.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-3 jam.

Guaifenesin bekerja dengan mengencerkan dahak pada saluran pernapasan untuk menghilangkan dahak yang menyumbat saluran napas.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, guaifenesin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) Kira-kira 15 menit.
  • Distribusi: Memasuki ASI (dalam jumlah kecil).
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) kira-kira 1 jam.

Indikasi (manfaat)

Meredakan gejala fl,u seperti:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Hidung tersumbat
  • Bersin-bersin yang disertai batuk berdahak

Gunakan obat Bodrexin PE sirup sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter, apoteker dan tenaga kesehatan lainnya.

Komposisi

Tiap 5 ml:

  • Paracetamol 100 mg
  • Phenylephrine 2,5 mg
  • Guaiphenesin 20 mg
  • Bromhexine 2 mg
  • Chlorpheniramine 0,5 mg

Dosis

Anak-anak berusia 6-12 tahun: 2 sendok obat (10 ml) sebanyak 3 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Jika sakit kepala terjadi selama lebih dari satu minggu, mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada apoteker.
  • Mulut kering
    Cobalah mengonsumsi permen bebas gula atau permen karet bebas gula.
  • Mengantuk
    Ketika Anda mengantuk, beristirahatlah dan jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Gangguan irama jantung
  • Kerusakan hati jika digunakan jangka panjang
  • Jantung berdebar-debar

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak berusia 6 tahun ke bawah
  • Pasien penderita luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal
  • Pasien penderita kerusakan saraf mata yang menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan (glaukoma)
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol

Obat ini dapat mengganggu kemampuan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.

Pada penggunaan dosis besar, dapat menyebabkan depresi pernapasan dan susunan saraf pusat pada pasien penderita gangguan fungsi pernapasan.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Bodrexin PE sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati yang berat

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat golongan psikotropika, seperti barbiturat, hipnotik, analgesik opioid, ansiolitik, dan antipsikotik
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek samping mengantuk.
  • Antibiotik
    Penggunaan antibiotik bersama bromhexine dapat meningkatkan penyerapan antibiotik, sehingga akan meningkatkan risiko efek sampingnya.
  • Metoklopramid dan domperidone
    Jika dikonsumsi bersama metoklopramid dan domperidone dapat meningkatkan penyerapan paracetamol, sehingga menyebabkan peningkatan efek samping paracetamol, seperti insomnia.
  • Kolestiramin
    Penggunaan bersama kolestiramin dapat menurunkan penyerapan paracetamol, sehingga efektivitas paracetamol dalam mengatasi rasa sakit dan demam akan berkurang.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Pusing parah
  • Kecemasan
  • Perasaan gelisah
  • Gugup
  • Kejang
  • Kebingungan atau halusinasi
  • Pernapasan lambat dan dangkal

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/chlorpheniramine.html
Diakses pada 8 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/phenylephrine?mtype=generic
Diakses pada 8 Juli 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3350-118/guaifenesin-oral/guaifenesin-oral/details#:~:text=Guaifenesin%20is%20used%20to%20treat,Guaifenesin%20is%20an%20expectorant.
Diakses pada 8 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/bromhexine?mtype=generic
Diakses pada 8 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 8 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Bodrexin PE Sirup 56 ml

Total

Rp 11.200

Jual dan Beli Bodrexin PE Sirup 56 mL (HAPUS) dari Apotek Online Toko SehatQ

Bodrexin PE Sirup adalah obat berbentuk cair yang bersertifikat halal dan berkhasiat untuk meredakan gejala flu serta batuk berdahak. Kandungan yang terdapat dalam Bodrexin PE Sirup seperti parasetamol, diketahui sejak lama berguna untuk meredakan demam dan nyeri di tubuh.


Kandungan fenilefrin HCl dapat meredakan hidung tersumbat akibat flu atau alergi sehingga mempermudah pernapasan. Kombinasi guaifenesin dan bromheksin HCl bekerja efektif untuk mengatasi batuk berdahak dengan cara mengencerkan lendir di saluran pernapasan sehingga mempermudah pengeluarannya melalui batuk. Sedangkan kandungan klorfeniramin maleat, berkhasiat untuk mengatasi bersin serta hidung tersumbat akibat alergi.


Bodrexin PE Sirup boleh diberikan pada wanita hamil setelah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu dan apabila manfaatnya melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Frekuensi penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk pada kemasan atau anjuran dari dokter, apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya. Beli online Bodrexin PE Sirup dengan harga terbaik hanya di Toko SehatQ, pasti asli!


Merek: {""id""=>78, ""label""=>""Bodrexin"", ""data_custom""=>{""id""=>78, ""label""=>""Bodrexin""}}
Bentuk sediaan: Sirup
Principal/Distributor obat: Tempo Scan Pacific
Manufacture: Tempo Scan Pacific
Kemasan obat: 1 box isi 1 botol @ 56 mL

Indikasi/Manfaat Bodrexin PE Sirup 56 mL (HAPUS)

  • Meredakan gejala flu seperti pilek, sakit kepala, dan hidung tersumbat yang disertai dengan batuk berdahak.
  • Meredakan demam akibat flu pada anak.
  • Membantu mengencerkan dahak.

Dosis Bodrexin PE Sirup 56 mL (HAPUS)


  • Anak-anak usia 2 hingga 5 tahun: sesuai petunjuk dokter.
  • Anak-anak usia 6 hingga 12 tahun: 10 mL sebanyak 3 kali/hari.

Cara Penggunaan Bodrexin PE Sirup 56 mL (HAPUS)


Dikonsumsi setelah makan.

Cara Menyimpan Bodrexin PE Sirup 56 mL (HAPUS)


Tutup rapat botol setelah digunakan lalu simpan di tempat sejuk dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Bodrexin PE Sirup 56 mL (HAPUS) Jika:


  • Penderita hipersensitif terhadap salah satu kandungan obat ini.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati atau ginjal yang berat.
  • Pasien dengan riwayat hipertensi.
  • Pasien dengan gangguang fungsi pernapasan yang berat.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Bodrexin PE Sirup 56 mL (HAPUS)


  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Anak dibawah 6 tahun.
  • Pasien penderita penyakit asma
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien yang berpotensi terkena stroke.
  • Hentikan pemakaian jika terjadi reaksi alergi.

Efek Samping Obat Bodrexin PE Sirup 56 mL (HAPUS)


  • Gangguan pencernaan seperti: mual, muntah, nyeri pada perut bagian atas, feses berwarna agak gelap.
  • Gangguan pada kulit seperti: biduran, ruam, gatal-gatal.
  • Mengantuk.
  • Gangguan pada irama jantung (aritmia).
  • Retensi urine (gangguan ketika berkemih).
  • Mulut kering.
  • Penggunaan jangka pajang dapat menyebabkan kerusakan hati.