SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Blesifen tablet adalah obat untuk mengobati infertilitas (ketidaksuburan) yang terjaadi pada wanita

Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 157.142


Tersedia 10 Penjual

Urutkan
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 178.100
Apotek Golden Sehat Duri RayaKota Jakarta Barat
6.46 km
Apotek Golden Sehat
Rp 164.000
Apotek Golden SehatKota Bekasi
21.73 km
Apotek Cemerlang
Rp 137.454
Apotek CemerlangKota Bandung
118.49 km
Apotek Esti Farma
Rp 158.000
Apotek Esti FarmaKota Surabaya
668.39 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Blesifen tablet adalah obat untuk mengobati infertilitas (ketidaksuburan) yang terjadi pada wanita dengan gangguan ovulasi.

Selain itu, obat ini juga digunakan untuk membantu merangsang produksi sperma pria yang infertil pada penderita oligospermia, yaitu kondisi yang menyebabkan rendahnya jumlah sperma saat ejakulasi.

Blesifen tablet mengandung zat aktif clomiphene citrate. Clomiphene digunakan untuk membantu menginduksi ovulasi (produksi telur) pada wanita yang sedang merencanakan kehamilan, tetapi tidak dapat menghasilkan ovum (telur). 

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. 

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Membantu merangsang produksi sperma pria yang menderita oligospermia
  • Mengobati gangguan ovulasi pada wanita yang menghendaki kehamilan, seperti pada penderita:

Blesifen tablet merangsang ovulasi dengan memicu produksi hormon gonadotropin di kelenjar hipofisis (pituitary) di otak. Hormon ini berperan dalam pertumbuhan dan pelepasan sel telur yang matang (ovulasi).

Komposisi

Clomiphene citrate 50 mg

Dosis

  • Dosis awal: 1 tablet/hari selama 5 hari
  • Dosis lanjutan: 1-2 tablet/hari selama 5 hari
  • Oligospermia: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari selama 40-90 hari

Aturan pakai

  • Dosis awal: 1 kali sehari 1 tablet selama 5 hari, dimulai pada hari ke-5 siklus menstruasi. Biasanya ovulasi terjadi 6-10 hari setelah pembeian dosis terakhir. Jika tidak terjadi ovulasi.
  • Dosis lanjutan: pada pengobatan selanjutnya dosis ditingkatkan 1 tablet sebanyak 2 kali/hari, dikonsumsi selama 5 hari. Jika kehamilan tidak terjadi setelah 6 kali pengobatan, maka pengobatan selanjutnya tidak mungkin berhasil.
  • Oligospermia: 1 tablet sehari selama 40-90 hari. Peningkatan jumlah sperma dapat diketahui setelah 4-5 minggu sejak dimulainya pengobatan.

Efek Samping

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Ibu menyusui
  • Pasien dengan endometriosis, yaitu kondisi ketika jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim
  • Pasien yang memiliki gangguan pada kelenjar tiroid
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien penderita kelenjar ptuitari atau tumor otak
  • Pasien penderita gangguan kelenjar tiroid atau adrenal
  • Wanita hamil
  • Pasien yang mengalami perdarahan abnormal pada vagina
  • Pasien dengan riwayat gangguan hati
  • Pasien penderita kista ovarium yang tidak berhubungan dengan sindrom ovarium polikistik
  • Pasien dengan riwayat atau sedang mengalami penyakit hati

Nomor Izin Edar

DKL0122233910A1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

Jual dan Beli Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Blesifen tablet adalah obat untuk mengatasi infertilitas atau ketidaksuburan pada wanita akibat disfungsi ovulasi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Obat Blesifen mengandung zat aktif clomiphene citrate.

Clomiphene berada dalam kelas obat yang disebut stimulan ovulasi. Obat ini bekerja seperti estrogen, yaitu hormon wanita yang menyebabkan telur berkembang di ovarium dan dilepaskan. Clomiphene digunakan untuk menginduksi ovulasi atau produksi telur pada wanita yang tidak menghasilkan sel telur, tetapi ingin hamil.

Selain itu, obat ini juga digunakan untuk menyebabkan ovulasi pada wanita yang mengalami gangguan kesuburan (infertilitas) atau memiliki kondisi medis tertentu, seperti sindrom polikistik ovarium (PCOS) yang mencegah ovulasi.

Informasi zat aktif :

Clomiphene bekerja dengan merangsang peningkatan jumlah hormon yang mendukung pertumbuhan dan pelepasan sel telur yang matang (ovulasi).

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, clomiphene citrate memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui feses (42 %) dan urine (8 %).

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori X: Penggunaan Blesifen tablet tidak disarankan pada ibu hamil. Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

-

Interaksi obat :

  • Ospemifene.
    Penggunaan clomiphene bersama obat di atas dapat meningkatkan efek samping, seperti keputihan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan clomiphene dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri atau tekanan panggul dan pembesaran di area panggul Anda.
  • Gangguan penglihatan
  • Melihat kilatan cahaya dalam penglihatan Anda.
  • Peningkatan kepekaan mata Anda terhadap cahaya.
  • Perdarahan vagina berat.


Merek: Blesifen
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Bernofarm
Manufacture: Bernofarm
Kemasan obat: 1 strip @ 10 tablet (50 mg)

Indikasi/Manfaat Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

  • Mengatasi gangguan ovulasi pada wanita.
  • Mengatasi gangguan kesuburan pada wanita.
  • Mengatasi gangguan kesuburan pada pria, seperti jumlah sperma sedikit (oligospermia).
  • Mengatasi gangguan keseimbangan kadar hormonal (sindrom polycystic ovary).
  • Mengatasi kondisi tidak terjadinya menstruasi (amenorea), baik yang disebabkan kondisi mental (amenore psikogenik), setelah penggunaan kontrasepsi (post-oral contraceptive amenorrhea), atau sindrom amenorea lain yang menyebabkan keluarnya air susu (amenorea galaktorea).

Clomiphene citrate tidak dianjurkan untuk wanita yang ovariumnya tidak lagi menghasilkan sel telur dengan baik (hipofisis primer atau kegagalan ovarium).


Dosis Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Dosis awal: 1 tablet/hari, dikonsumsi selama 5 hari.
  • Dosis lanjutan: 1-2 tablet/hari, dikonsumsi selama 5 hari.
  • Oligospermia: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari, dikonsumsi selama 40-90 hari.


Cara Penggunaan Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Cara Menyimpan Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Simpan pada suhu 15-30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang mengalami perdarahan abnormal pada vagina.
  • Pasien dengan riwayat gangguan hati.
  • Pasien penderita kista ovarium yang tidak berhubungan dengan sindrom ovarium polikistik.
  • Pasien dengan riwayat atau sedang mengalami penyakit hati.
  • Pasien penderita kelenjar ptuitari atau tumor otak.
  • Pasien penderita gangguan kelenjar tiroid atau adrenal.
  • Wanita hamil.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan endometriosis, yaitu kondisi ketika jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim.
  • Pasien yang memiliki gangguan pada kelenjar tiroid.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.


Efek Samping Obat Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Mual.
    Tanyakan kepada apoteker atau dokter apakah Anda harus minum obat dengan makanan. Hindari makanan berlemak atau gorengan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, serta dapat meningkatkan risiko mual. Hindari berbaring telentang saat beristirahat. Minumlah obat sebelum tidur, karena tidur bisa menyebabkan mual.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup dapat membantu Anda merasa lebih relaks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, cobalah bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Rasa tidak nyaman pada perut atau panggul.
  • Gelisah.
  • Sulit tidur atau insomnia.
  • Nyeri pada payudara.
  • Perut kembung.
  • Muntah.
  • Gangguan penglihatan.
  • Pusing.

FAQ

Membantu merangsang produksi sperma pria yang menderita oligospermiaMengobati gangguan ovulasi pada wanita yang menghendaki kehamilan, seperti pada penderita:Blesifen tablet merangsang ovulasi dengan memicu produksi hormon gonadotropin di kelenjar hipofisis (pituitary) di otak. Hormon ini berperan dalam pertumbuhan dan pelepasan sel telur yang matang (ovulasi).

Dosis awal: 1 tablet/hari selama 5 hariDosis lanjutan: 1-2 tablet/hari selama 5 hariOligospermia: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari selama 40-90 hari

Dosis awal: 1 kali sehari 1 tablet selama 5 hari, dimulai pada hari ke-5 siklus menstruasi. Biasanya ovulasi terjadi 6-10 hari setelah pembeian dosis terakhir. Jika tidak terjadi ovulasi.Dosis lanjutan: pada pengobatan selanjutnya dosis ditingkatkan 1 tablet sebanyak 2 kali/hari, dikonsumsi selama 5 hari. Jika kehamilan tidak terjadi setelah 6 kali pengobatan, maka pengobatan selanjutnya tidak mungkin berhasil.Oligospermia: 1 tablet sehari selama 40-90 hari. Peningkatan jumlah sperma dapat diketahui setelah 4-5 minggu sejak dimulainya pengobatan.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Nama Produk

Blesifen Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 178.100