SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Biscor tablet adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan nyeri dada

Biscor Tablet 5 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Biscor tablet adalah obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal jantung, dan nyeri dada. Tekanan darah tinggi yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan pada otak, jantung, pembuluh darah, ginjal dan bagian tubuh lainnya.

Biscor tablet mengandung zat aktif bisoprolol fumarate. Bisoprolol berguna untuk mengobati hipertensi, sehingga dapat membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Obat ini bekerja dengan cara menghalangi epinefrin pada jantung dan pembuluh darah, sehingga membantu menurunkan denyut jantung, tekanan darah, dan ketegangan pada jantung. Biscor tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Bisoprolol adalah obat golongan penghambat beta (beta blocker). Cara kerja obat ini adalah dengan menurunkan frekuensi detak jantung dan tekanan otot jantung saat berkontraksi. Hal tersebut membuat beban jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh berkurang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, bisoprolol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan hampir sepenuhnya dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan dengan konsentrasi tertinggi di jantung, hati, paru-paru, dan air liur. Melintasi penghalang darah dan otak.
  • Metabolisme: Secara luas dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (sekitar 50% sebagai obat tidak berubah dan 50% sebagai metabolit tidak aktif) dan melalui feses (2%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 9-12 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Biscor tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Rifampisin
    Rifampisin dapat meningkatkan pengeluaran hasil metabolisme bisoprolol, sehingga efektivitas bisoprolol dalam mengatasi hipertensi akan berkurang.
  • Kuinidin, disopiramid, dan propafenon
    Obat di atas dapat meningkatkan efek penurunan kontraksi otot jantung.
  • Klonidin dan metildopa
    Penggunaan bersama klonidin dan metildopa dapat memperburuk gagal jantung.
  • Glikosida digitalis
    Penggunaan bisoprolol dengan glikosida digitalis dapat meningkatkan risiko bradikardi, yaitu denyut jantung lebih lambat dari biasanya.
  • Antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan asam mefenamat
    NSAID dapat mengurangi efektivitas bisoprolol dalam menurunkan tekanan darah pada obat bisoprolol.
  • Verapamil dan diltiazem
    Penggunaan bersama verapamil dan diltiazem dapat menyebabkan tekanan darah menjadi sangat rendah (hipotensi berat).

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Tanda gangguan paru-paru, seperti sesak napas (mengi) dan penyempitan saluran napas (bronkospasme)
  • Sesak napas disertai batuk yang memburuk ketika berolahraga, seperti jalan kaki dan menaiki tangga
  • Tanda masalah jantung, seperti pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki, sakit dada, dan detak jantung tidak teratur
  • Tanda gangguan hati, seperti perubahan warna kulit dan lapisan luar mata berwarna putih (sklera mata) menjadi kuning

Indikasi (manfaat)

  • Mencegah stroke, serangan jantung, dan gangguan pada ginjal
  • Mengatasi gagal jantung
  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Meringankan nyeri pada dada (angina pektoris)

Bisoprolol akan memblokir area kecil di jantung dan pembuluh darah yang menerima pesan dari sejumlah saraf. Dengan begitu, jantung akan berdetak lebih lambat dengan kekuatan lebih kecil, sehingga tekanan darah pun berkurang.

Komposisi

Bisoprolol fumarate 5 mg

Dosis

Gagal jantung kronis stabil:

  • Dosis awal: 1,25 mg/hari, kemudian dosis ditingkatkan setiap minggu sebesar 2,5 mg-3,75 mg-5 mg/hari. Peningkatan dosis dilanjutkan sebesar 7,5 mg-10 mg/hari setiap bulan.

Tekanan darah tinggi (hipertensi): 1 tablet sebanyak 1 kali/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 4 tablet/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

Efek samping bisoprolol di antaranya:

  • Merasa pusing atau lemah
    Hentikan aktivitas Anda. Duduk atau berbaringlah sampai merasa lebih baik. Jangan mengemudi dan menggunakan alat atau mesin. Jangan minum alkohol karena akan membuat Anda merasa lebih buruk.
  • Sakit kepala
    Pastikan Anda beristirahat. Minum banyak cairan dan hindari alkohol. Mintalah rekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit kepada apoteker Anda. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi bisoprolol. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah buruk.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
    Makan lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah segar, sayuran dan sereal, serta minum banyak air. Cobalah berolahraga lebih teratur, misalnya berjalan kaki atau berlari setiap hari. Jika cara ini tidak membantu, hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Tangan atau kaki terasa dingin
    Letakkan tangan atau kaki di bawah air hangat yang mengalir, lalu pijatlah. Jangan merokok atau minum kafein karena dapat membuat pembuluh darah Anda lebih sempit dan membatasi aliran darah Anda. Merokok juga membuat kulit Anda lebih dingin. Coba kenakan sarung tangan dan kaus kaki hangat. Jangan memakai jam tangan atau gelang ketat.
  • Mual, muntah, atau diare
    Jangan makan terlalu banyak dan hindari makanan pedas. Minumlah bisoprolol setelah makan. Jika Anda muntah atau diare, minumlah banyak air. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti urine lebih sedikit dari biasanya, berwarna gelap, dan berbau kuat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis)
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Nyeri pada punggung
  • Kondisi dimana melambatnya denyut jantung (bradikardi)
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi)
  • Nyeri pada bagian okular
  • Gangguan penglihatan
  • Mulut kering
  • Nyeri pada perut
  • Kelelahan
  • Nyeri sendi
  • Eksim
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)
  • Kerontokan rambut (alopecia)
  • Peradangan pada sinus (sinusitis)
  • Ruam dan kemerahan pada kulit
  • Penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi)
  • Pingsan
  • Pusing
  • Sesak napas
  • Peradangan pada rongga hidung (rhinitis)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C. Hindari tempat lembap dan terkena sinar matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan kondisi kejang pada salah satu arteri koroner (prinzmetal angina)
  • Pasien yang mengalami pembesaran kelenjar tiroid dalam tubuh (hipertiroidisme)
  • Pasien yang mengalami kadar gula darah rendah dalam tubuh (hipoglikemia)
  • Pasien penderita penyempitan bronkus (bronkospasme)
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus)
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien dengan peradangan kulit yang ditandai ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas (psoriasis)
  • Pasien yang mengalami gangguan kelemahan pada otot dan saraf (myasthenia gravis)

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap bisoprolol
  • Pasien dengan kondisi beberapa area tubuh terasa mati rasa dan dingin dalam keadaan tertentu (sindrom Raynaud)
  • Pasien penderita penyakit penyempitan pembuluh darah karena penumpukan lemak (arteri perifer) berat.
  • Pasien dengan kadar asam di dalam tubuh sangat tinggi (asidosis metabolik)
  • Pasien penderita syok yang terjadi akibat ketidakmampuan jantung memompa darah ke seluruh tubuh (kardiogenik) dan tubuh kehilangan banyak cairan secara tiba-tiba (syok hipovalemik)
  • Pasien dengan denyut jantung lambat (bradikardia)
  • Pasien yang memiliki asma parah
  • Pasien yang memiliki tekanan darah di bawah batas normal (hipotensi)
  • Pasien penderita gagal jantung
  • Pasien yang mengalami peradangan pada sinus (sinusitis)
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Biscor Tablet 5 mg (3 Strip @ 10 Tablet)