Biocort Krim 5 g


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Biocort krim adalah obat yang berguna untuk mengobati dermatitis, yaitu peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit merah dan gatal. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Biocort krim mengandung zat aktif gentamicin dan betamethasone.
Zat aktif gentamicin bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri, sedangkan zat aktif betamethasone membantu mengurangi kemerahan, pembengkakan, dan gatal. Kombinasi zat aktif gentamicin dan betamethasone tersebut juga digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada mata atau telinga luar.

Informasi zat aktif :

Betamethasone bekerja aktif secara topikal, yaitu digunakan atau dioleskan pada permukaan kulit. Obat ini mampu menghasilkan respons yang cepat dan berkelanjutan pada penyakit dermatosis inflamasi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, betamethasone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Penyerapan betamethasone bergantung pada beberapa faktor, misalnya penggunaan pembalut oklusif dan kondisi epidermis.
  • Distribusi: Betamethasone didistribusikan dengan cepat ke seluruh jaringan tubuh, melintasi plasenta, masuk ke dalam ASI dalam jumlah kecil. Ikatan protein plasma bertindak secara luas (ekstensif) terutama untuk globulin.
  • Metabolisme: Betamethasone dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Betamethasone dibuang melalui urine dan empedu.

Gentamicin dapat menghambat dan menghentikan pertumbuhan bakteri dengan mengganggu sintesis protein bakteri. Caranya adalah dengan mengikat subunit ribosom 30S yang mengakibatkan membran sel bakteri rusak.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, gentamicin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Penyerapan pada seluruh tubuh (sistemik) dilaporkan setelah aplikasi topikal untuk pasien luka bakar.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Biocort krim pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

Informasi interaksi obat yang tersedia antara Biocort krim dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum menggunakannya bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal penggunaan obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.
"

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Iritasi kulit parah pada daerah yang dioleskan krim.
  • Munculnya tanda-tanda infeksi kulit, seperti bengkak, kemerahan, terasa hangat, dan keluar cairan.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengatasi penyakit kulit yang peka terhadap kortikosteroid, yang disertai infeksi sekunder, misalnya dermatitis dan psoriasis.
  • Mengatasi peradangan pada kulit, iritasi kulit, gatal, eksim, kemerahan dan pengelupasan pada kulit (eksfoliatif eritroderma), alergi yang membuat kulit kemerahan akibat infeksi (eritema multiforme), serta kelainan serius pada kulit, selaput lendir, dan mata (sindrom Stevens-Johnson).

Gentamicin masuk dalam kelas obat antibiotik aminoglikosida yang dapat menghambat produksi protein yang dibutuhkan dalam perkembangbiakan bakteri. Sementara, betamethasone berada dalam kelas obat kortikosteroid. Obat ini bekerja dengan cara mengaktifkan zat alami di kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan gatal.

Komposisi Obat

Tiap 1 g:

  • Gentamicin sulfat setara dengan gentamicin 0,1%.
  • Betamethasone valerate setara dengan betamethasone 0,1%.

Dosis Obat

Oleskan 2-3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Oleskan tipis-tipis pada area yang gatal, lalu gosok secara merata.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Rasa terbakar pada kulit.
    Rasa terbakar dan perih ini mungkin terjadi dalam beberapa hari pertama, tetapi biasanya membaik setelahnya.
  • Peradangan pada folikel rambut (folikulitis).
  • Pertumbuhan rambut berlebihan, hingga dapat menutupi wajah (hipertrikosis).
  • Warna kulit tidak normal (hipopigmentasi).
  • Kemerahan pada kulit.
  • Kulit kering.
  • Iritasi.
  • Rasa gatal.
  • Kulit melepuh.

Bila efek samping memburuk atau terasa mengganggu, hubungi dokter atau apoteker Anda.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C, serta terlindung dari cahaya matahari langsung. Jangan simpan dari lemari pembeku. 

Perhatian Khusus

  • Jangan digunakan pada mata dan membran mukosa (lapisan kulit dalam).
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Hindari penggunaan dalam jangka panjang.
  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan penyakit kulit yang timbul akibat serangan virus HSV (herpes simplek), cacar air (vaccina), dan bakteri mycobacterium tuberculosis (tuberkulosis kulit).
  • Pasien dengan kondisi kulit kemerahan, timbul bintil padat atau berisi nanah, dan pembuluh darah terlihat jelas (rosacea).
  • Pasien yang mengalami dermatitis.
  • Pasien dengan kondisi rongga rektum terisi nanah yang muncul di sekitar anus (perianal).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita infeksi jamur dan virus.
  • Pasien yang memiliki jerawat atau acne vulgaris.
  • Pasien yang mengalami gatal pada alat kelamin.
  • Pasien yang mengalami ruam popok.
  • Pasien yang terkena penyakit akibat infeksi virus.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Biocort Krim 5 g