SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Binotal Tablet adalah obat untuk infeksi bakteri pada telinga dan infeksi saluran kemih.

Binotal Tablet 500 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 210.000


Apotek Cinta Sehat
Rp 210.000
Apotek Cinta SehatKota Bekasi
20.98 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Binotal Tablet 500 mg (5 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk:
- infeksi bakteri pada telinga.
- infeksi saluran kemih.
- peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri (pneumonia).
- kencing nanah (gonore). 
- infeksi saluran pencernaan.
- demam yang disebabkan oleh infeksi salmonella typhii (demam tifoid).
- infeksi saluran pernapasan.
-infeksi yang disebabkan bakteri E. coli dan Salmonella.
- infeksi pada selaput otak dan tulang belakang (meningitis).

Binotal Tablet 500 mg (5 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Ampisilin trihidrat
Kelas Terapi

Antibiotik

Klasifikasi

Antimikroba

Kemasan

1 box isi 5 strip @ 10 tablet (500 mg)

Produsen
Bayer

Informasi Zat Aktif

Binotal tablet adalah obat untuk mengobati infeksi bakteri seperti infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi pada bagian tengah telinga. Obat ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Binotal tablet mengandung zat aktif ampisilin trihidrat. Ampisilin trihidrat adalah antibiotik golongan penisilin, obat ini digunakan untuk mengobati berbagai infeksi seperti infeksi pada saluran kemih, peradangan paru-paru yang disebabkan karena infeksi, kencing nanah, peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang (meningitis), serta infeksi pada perut atau saluran pencernaan. Ampisilin bekerja dengan menghambat pembentukan dinding sel bakteri sehingga akan menghentikan pertumbuhan dan membunuh bakteri.

Indikasi (manfaat)

  • Infeksi bakteri pada telinga.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri (pneumonia).
  • Kencing nanah (gonore). 
  • Infeksi saluran pencernaan.
  • Demam yang disebabkan oleh infeksi Salmonella typhii (demam tifoid).
  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Infeksi yang disebabkan bakteri E.coli dan Salmonella.
  • Infeksi pada selaput otak dan tulang belakang (meningitis).

Komposisi

Ampisilin trihidrat 500 mg

Dosis

Dosis awal: 1 tablet sebanyak 2 kali/hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong, 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Sakit tenggorokan.
  • Ruam.
  • Gatal.
  • Demam.
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).
  • Anemia.
  • Pusing.
  • Urin berwarna gelap.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri pada perut.
  • Kemerahan pada kulit.
  • Luka pada sekitar mulut.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Hentikan penggunaan jika mengalami superinfeksi.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini atau antibiotik turunan penisilin lainnya.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi oral.
  • Dapat menurunkan efektivitas vaksin tifoid.
  • Penggunaan bersama klorokuin dapat menyebabkan penurunan penyerapan.
  • Penggunaan bersama antibiotik lain seperti kloramfenikol, makrolid, tetrasiklin, dan sulfonamid dapat menurunkan efektivitas amoksisilin.
  • Dapat meningkatkan reaksi alergi pada kulit jika dikonsumsi dengan allopurinol.
  • Dapat meningkatkan kadar ampisilin jika dikonsumsi bersama obat penghambat pembekuan darah seperti warfarin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Nomor Izin Edar

DKL7802001010B1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Infeksi bakteri pada telinga.Infeksi saluran kemih.Peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri (pneumonia).Kencing nanah (gonore). Infeksi saluran pencernaan.Demam yang disebabkan oleh infeksi Salmonella typhii (demam tifoid).Infeksi saluran pernapasan.Infeksi yang disebabkan bakteri E.coli dan Salmonella.Infeksi pada selaput otak dan tulang belakang (meningitis).

Dosis awal: 1 tablet sebanyak 2 kali/hari.

Sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong, 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan.

Mual.Muntah.Diare.Sakit tenggorokan.Ruam.Gatal.Demam.Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).Anemia.Pusing.Urin berwarna gelap.Sakit kepala.Nyeri pada perut.Kemerahan pada kulit.Luka pada sekitar mulut.

Nama Produk

Binotal Tablet 500 mg (5 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 210.000