Betaserc Tablet 8 mg (4 Strip @ 25 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Betaserc tablet adalah obat untuk mengatasi gejala yang terkait dengan penyakit Meniere, seperti vertigo, tinnitus, dan gangguan pendengaran lainnya. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Betaserc tablet mengandung zat aktif betahistine dihydrochloride.

Penyakit Meniere adalah gangguan pada telinga yang disebabkan tekanan cairan berlebihan pada telinga bagian dalam. Kondisi ini biasanya menyebabkan pusing dengan sensasi berputar (vertigo), gangguan pendengaran, dan telinga berdenging (tinnitus). Betahistine tablet dapat bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah di sekitar telinga bagian dalam.

Selain itu, betahistine juga mengurangi jumlah cairan di telinga bagian dalam, sehingga dapat mencegah gangguan telinga bertambah buruk dan mengatasi penyakit Meniere.

Informasi zat aktif :

Betahistine bekerja dengan meningkatkan aliran darah di sekitar telinga bagian dalam. Hal tersebut dapat mengurangi jumlah cairan di telinga bagian dalam dan mencegah gejala berkembang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, betahistine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Penyerapan tertunda dengan makanan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak plasma) selama 1 jam.
  • Distribusi: Pengikatan protein plasma sekitar kurang dari 5%.
  • Metabolisme: Dengan cepat dan hampir sepenuhnya dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (sekitar 91%, terutama sebagai metabolit tidak aktif). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 3,5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori N: Keamanan penggunaan Betaserc tablet pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Interaksi obat :

  • Obat beta-2 agonis, seperti salbutamol dan salmeterol.
    Betahistine dapat menurunkan efektivitas obat golongan beta-2 agonis dalam melebarkan saluran pernapasan (bronkodilator).
  • Obat golongan antihistamin.
    Menggunakan obat antihistamin bersama betahistine dapat mengurangi efektivitas betahistine dalam mengatasi penyakit Meniere.
  • Selegilin.
    Menggunakan obat selegilin bersama betahistine dapat meningkatkan konsentrasi serum betahistine, sehingga dapat menyebabkan toksisitas atau keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki, sakit dada, dan detak jantung tidak teratur karena bisa menjadi tanda masalah jantung.
  • Sesak napas, mengi, dan penyempitan saluran napas atau bronkospasme karena bisa menjadi tanda terjadinya gangguan pada paru-paru.
  • Sesak napas disertai batuk yang memburuk ketika berolahraga, seperti jalan kaki dan menaiki tangga.
  • Perubahan warna kulit dan sklera mata menjadi kuning karena bisa menjadi tanda gangguan pada hati.

Indikasi (manfaat) Obat

Membantu mengatasi penyakit Meniere atau gangguan pada telinga dalam yang menyebabkan:

  • Gangguan pendengaran dan telinga berdering atau tinnitus.
  • Pusing yang terasa berputar atau vertigo.

Betaserc 8 mg mengandung zat aktif betahistine dihydrochloride yang merupakan obat golongan antagonis reseptor histamin H3, sekaligus agonis reseptor histamin H1.

Betahistine dihydrochloride memiliki dua mekanisme kerja. Pertama, obat ini merangsang reseptor histamin H1 yang terletak pada pembuluh darah di telinga bagian dalam. Rangsangan ini mengakibatkan terjadinya pelebaran pembuluh darah dan meningkatkan permeabilitas, sehingga bisa mengurangi tekanan endolimfatik.

Kedua, betahistin sebagai antagonis reseptor histamin H3 yang sangat kuat meningkatkan kadar neurotransmiter histamin, asetilkolin, norepinefrin, serotonin, dan gamma aminobutyric acid (GABA) yang dilepaskan dari ujung saraf. Peningkatan kadar histamin dapat melebarkan pembuluh darah pada telinga bagian dalam.

Komposisi Obat

Betahistine dihydrochlorida 8 mg.

Dosis Obat

Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Harus dikonsumsi bersamaan waktu makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Anda bisa minum obat penghilang rasa sakit setiap hari, seperti paracetamol. Konsultasikan dengan dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Gangguan pada saluran pencernaan, seperti perut kembung atau sakit perut ringan.
    Minum betahistine saat atau setelah makan. Jika Anda mengalami gangguan pencernaan berulang, segera hubungi dokter. Jika Anda membutuhkan sesuatu untuk meredakan ketidaknyamanan ini, cobalah minum antasid, tetapi jangan menunda pergi ke dokter.
  • Mual.
    Minum betahistine saat atau setelah makan. Sebaiknya hindari makanan pedas atau memiliki rasa yang kuat untuk mengurangi rasa mual.
  • Terjadi reaksi alergi, seperti kulitrua, gatal, dan meradang, serta bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau leher.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita asma bronkial.
  • Pasien yang mengalami luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Pasien yang memiliki luka pada saluran pencernaan.
  • Hati-hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Pasien yang mengalami biduran (urtikaria) dan ruam pada kulit.
  • Pasien penderita penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap betahistine dihydrochloride.
  • Anak-anak berusia 12 tahun ke bawah.
  • Pasien dengan tumor pada kelenjar adrenal yang menyebabkan kadar hormon berlebih (feokromositoma).
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Betaserc Tablet 8 mg (4 Strip @ 25 Tablet)