SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Stok Habis
Benoformin tablet adalah obat untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2

Benofomin Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 13.000

Stok HabisCari produk lain dikategoriObat Kerasataulihat selengkapnya dari Benofomin

logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Benoformin tablet adalah obat untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2. Mengontrol kadar gula darah dapat membantu mencegah kerusakan ginjal serta menurunkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke.

Benofomin tablet mengandung zat aktif metformin. Metformin sebaiknya dikonsumsi sembari menjalankan diet yang tepat serta berolahraga agar bekerja lebih efektif dalam menurunkan kadar gula darah. 

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Tersedia juga Benofomin Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet) dalam kemasan box.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Benofomin Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Metformin HCl
Kelas Terapi
Antidiabetes
Klasifikasi
Biguanida
Kemasan

1 strip @ 10 tablet (500 mg)

Produsen
Bernofarm

Informasi Zat Aktif

Metformin bekerja dengan membantu mengembalikan respons tubuh terhadap insulin. Obat ini juga dapat mengurangi jumlah gula yang dibuat hati dan diserap perut atau usus.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, metformin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan dan tidak lengkap dari saluran pencernaan. Makanan dapat mengurangi dan sedikit memperlambat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 50-60% pada waktu puasa dan dapat berkurang jika dikonsumsi bersama makanan.
  • Distribusi: Didistribusikan dan berkonsentrasi di hati, ginjal, dan saluran pencernaan. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Tidak dimetabolisme.
  • Ekskresi: Melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 6,2 jam di dalam plasma dan sekitar 17,6 jam dalam darah.

Indikasi (manfaat)

  • Terapi tingkat pertama untuk mengatasi diabetes melitus tipe 2, terutama pada pasien yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) dan tidak dapat menurunkan kadar gula dengan melakukan diet atau berolahraga
  • Terapi prediabetes pada pasien yang memiliki kadar gula darah cenderung tinggi dan berisiko terkena diabetes melitus tipe 2

Metformin, zat aktif yang terkandung dalam obat ini, terkadang digunakan bersama insulin atau obat antidiabetes lain untuk mengendalikan kadar gula dalam darah.

Meski dapat mengatasi tingginya gula darah pada pasien diabetes tipe 2, obat ini tidak dapat mengobati diabetes tipe 1.

Komposisi

Metformin HCl 500 mg

Dosis

  • Dewasa:
  • Anak-anak 10 tahun ke atas: 500-850 mg/hari. Dosis dapat ditingkatkan 2.000 mg/hari secara bertahap dengan interval waktu 1 minggu, dikonsumsi dalam 2 atau 3 dosis terbagi.

Aturan pakai

Dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menghindari kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Pusing
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Kesulitan bernapas
  • Gula darah rendah
  • Lelah
  • Jantung berdetak lambat atau tidak teratur
  • Nyeri otot yang tidak biasa
  • Merasa dingin

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung dan tempat lembap.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang menderita gangguan ginjal ringan hingga sedang
  • Pasien yang menderita gangguan hati
  • Anak-anak dan orang tua
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami peningkatan kadar nitrogen urea darah dan kreatinin yang berkaitan dengan adanya penurunan laju filtrasi glumerular (azotemia prerenal)
  • Pasien yang berisiko mengalami peningkatan produksi asam laktat yang berlebih dalam tubuh (asidosis laktat)
  • Pasien yang mengalami dehidrasi
  • Pasien yang menderita gagal jantung stabil

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang menderita gangguan ginjal berat
  • Pasien yang menderita diabetes mellitus tipe 1 atau komplikasi diabetes yang mematikan akibat tingginya produksi asam darah tubuh (ketoasidosis diabetikum)
  • Pasien yang kekurangan oksigen karena penyakit akut atau kronis, seperti gagal jantung atau gagal napas, serangan jantung, dan syok
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien dengan kondisi tingginya tingkat keasaman darah yang terjadi akibat ketidakseimbangan kimia asam dan basa (metabolik asidosis), tanpa atau disertai koma

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Asetazolamid, diklorfenamid, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), dan obat penurun tekanan darah tinggi (antihipertensi) seperti penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor)
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya asidosis laktat atau tingginya kadar asam dalam tubuh.
  • Cimetidin, dolutegravir, ranolazin, trimetoprim, candetanib, dan isavuconazol
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar metformin dalam plasma, sehingga dapat meningkatkan efektivitas metformin dalam menurunkan kadar gula darah dan menyebabkan terjadinya hipokalemia atau rendahnya kadar kalium dalam darah.
  • Insulin dan obat yang bekerja dengan meningkatkan sekresi insulin, seperti sulfonylurea
    Penggunaan obat metformin bersama obat di atas dapat menurunkan kadar gula dalam darah menjadi sangat rendah (hipoglikemia).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Perasaan tidak nyaman disertai kelelahan parah, pernapasan cepat atau dangkal, kedinginan, dan detak jantung lambat
  • Tanda-tanda jumlah sel darah merah rendah akibat kekurangan vitamin B12, seperti kelelahan ekstrim, kekurangan energi, kesemutan, lidah sakit dan merah, seriawan, kelemahan otot, dan penglihatan terganggu
  • Tanda gangguan kulit, seperti ruam, gatal, dan kemerahan
  • Tanda masalah hati, seperti kulit atau bagian putih mata menguning

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/metformin-oral-tablet#about

Diakses pada 18 Agustus 2021



WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11285-7061/metformin-oral/metformin-oral/details

Diakses pada 18 Agustus 2021



Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/m027.html

Diakses pada 18 Agustus 2021



NHS. https://www.nhs.uk/medicines/metformin/

Diakses pada 18 Agustus 2021



MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/metformin?mtype=generic

Diakses pada 18 Agustus 2021



Drugs. https://www.drugs.com/metformin.html

Diakses pada 18 Agustus 2021



Health Navigator. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/m/metformin/

Diakses pada 18 Agustus 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Terapi tingkat pertama untuk mengatasi diabetes melitus tipe 2, terutama pada pasien yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) dan tidak dapat menurunkan kadar gula dengan melakukan diet atau berolahragaTerapi prediabetes pada pasien yang memiliki kadar gula darah cenderung tinggi dan berisiko terkena diabetes melitus tipe 2Metformin, zat aktif yang terkandung dalam obat ini, terkadang digunakan bersama insulin atau obat antidiabetes lain untuk mengendalikan kadar gula dalam darah.Meski dapat mengatasi tingginya gula darah pada pasien diabetes tipe 2, obat ini tidak dapat mengobati diabetes tipe 1.

Dewasa:Anak-anak 10 tahun ke atas: 500-850 mg/hari. Dosis dapat ditingkatkan 2.000 mg/hari secara bertahap dengan interval waktu 1 minggu, dikonsumsi dalam 2 atau 3 dosis terbagi.

Dikonsumsi bersama makanan.

DiareUntuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.Sakit perutIstirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.MuntahMinumlah banyak air untuk menghindari kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.PusingBerbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.Kesulitan bernapasGula darah rendahLelahJantung berdetak lambat atau tidak teraturNyeri otot yang tidak biasaMerasa dingin

Nama Produk

Benofomin Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)