Angioten Tablet 50 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 567.660

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Angioten tablet adalah obat untuk mengatasi hipertensi, komplikasi diabetes melitus yang dapat mengakibatkan gangguan ginjal (nefropati diabetik), dan gagal jantung. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Angioten tablet mengandung zat aktif losartan potassium.

Losartan digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Tekanan darah tinggi akan membuat beban kerja jantung dan arteri bertambah. Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah di otak, jantung, dan ginjal. Itu sebabnya, menurunkan tekanan darah tinggi akan membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Selain itu, losartan juga dapat digunakan untuk membantu melindungi ginjal dari kerusakan akibat diabetes

Informasi zat aktif :

Losartan termasuk dalam kelas obat angiotensin receptor blocker (ARB). Obat bekerja dengan cara merelaksasi pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir lebih mudah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, losartan diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorpsi dengan baik dari saluran pencernaan. Penurunan tingkat absorpsi dapat disebabkan makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 33% dan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu untuk puncak konsentrasi plasma) dalam kondisi puasa sekitar adalah 1 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi adalah 34 L dan ikatan protein plasma adalah >98%, terutama albumin.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme jalur pertama hati.
  • Ekskresi: Sebanyak 35% Diekskresi melalui urine dalam bentuk obat tidak berubah sekitar 4% dan dalam bentuk metabolit sekitar 6% serta melalui feses sekitar 60%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1,5-2,5 jam, sekiat 3-9 jam dalam bentuk metabolit.

 

Obat ini juga digunakan untuk menurunkan risiko  pada pasien dengan tekanan darah tinggi dan jantung yang membesar.  

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Rifampicin dan fluconazole.
    Penggunaan losartan bersama obat di atas dapat mempercepat ekskresi losartan, sehingga losartan tidak dapat bekerja dengan baik dalam menurunkan tekanan darah.
  • Irbesartan, kandesartan, valsartan, lisinopril, dan enalapril.
    Penggunaan osartan dengan obat-obatan tersebut dapat meningkatkan risiko penurunan tekanan darah, kadar kalium tinggi dalam darah, dan kerusakan ginjal.
  • Obat hipertensi lainnya.
    Penggunaan bersama obat antihipertensi lain dapat menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah.
  • Obat NSAID, seperti naproksen dan ibuprofen.
    Penggunaan bersama losartan meningkatkan risiko kerusakan ginjal. Selain itu, obat NSAID dapat menurunkan efektivitas losartan.
  • Obat diuretik, seperti furosemid, hidroklortiazid, dan spironolakton.
    Penggunaan bersama losartan meningkatkan risiko hiperkalemia atau tingginya kadar kalium dalam darah.
  • Lithium.
    Penggunaan bersama losartan meningkatkan kadar lithium dalam tubuh dan meningkatkan risiko toksisitas atau keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Perasaan seperti akan pingsan.
  • Pembengkakan, berat badan bertambah, sesak napas, dan buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali.
  • Peningkatan kadar kalium hingga di atas normal dengan gejala detak jantung lambat, denyut nadi lemah, dan kelemahan otot.
  • Mengantuk, kebingungan, perubahan mood, peningkatan rasa haus, kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah.
  • Timbul rasa sakit atau sensasi seperti terbakar saat buang air kecil.
  • Kulit pucat, merasa pusing, sesak napas, detak jantung cepat, dan kesulitan berkonsentrasi.
  • Sesak dan nyeri dada.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan mengobati nyeri dada (angina pektoris).
  • Melindungi ginjal bagi pasien yang memililki penyakit ginjal yang disebabkan oleh diabetes (nefropati diabetik).
  • Membantu mencegah stroke, penyakit jantung, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Losartan bekerja dengan memblokir aksi angiotensin II, yaitu zat kimia dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembuluh darah yang mengencang dan menyempit. Dengan menghambat aksi zat kimia tersebut, pembuluh darah akan melebar, sehingga beban kerja jantung berkurang dan tekanan darah menurun.

Komposisi Obat

Losartan potassium 50 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Hipertensi: 50 mg/hari. Dosis bersifat individual dan dapat ditingkatkan hingga 100 mg/hari, sesuai respons klinis.
  • Gagal jantung: 12,5 mg/hari, dapat dititrasi dosis dengan interval mingguan.
    • Dosis maksimal: 150 mg/hari.
  • Penyakit ginjal disebabkan oleh diabetes (nefropati diabetik) pada diabetes mellitus tipe 2: 50 mg/hari, dapat meningkat hingga 100 mg/hari tergantung pada respons tekanan darah.

Anak-anak:

  • Hipertensi:
    • Usia 6-18 tahun dengan berat badan 20-50 kg: 0.7 mg/kgBB/hari, hingga total 25 mg. Dosis maksimal: 50 mg/hari, sesuai kebutuhan.
    • Usia 6-18 tahun dengan berat badan 50 kg ke atas: Sama seperti dosis dewasa. Sesuaikan dosis berdasarkan respons tekanan darah.
      Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan.

Pasien lanjut usia:

  • Hipertensi, penyakit ginjal disebabkan oleh diabetes (nefropati diabetik), gagal jantung dengan umur 75 tahun ke atas: 25 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Nyeri pada persendian dan otot.
    Jika Anda mengalami nyeri otot yang tidak biasa, kelemahan, atau kelelahan yang bukan disebabkan olahraga atau bekerja, segera hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu melakukan tes darah untuk mengetahui penyebabnya.
  • Mual.
    Jika Anda merasa mual setelah mengonsumsi losartan, cobalah mengonsumsi losartan saat atau setelah makan. Hindari mengonsumsi makanan berat atau pedas.
  • Merasa pusing.
    Jika Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan perlahan atau tetap duduk hingga Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin.
  • Muntah dan diare.
    Minumlah banyak air dan konsumsi buah yang mengandung banyak air untuk mencegah dehidrasi. Konsultasikan dengan apoteker Anda jika memiliki tanda-tanda dehidarasi, seperti buang air kecil lebih sedikit atau jarang dari biasanya, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jika Anda mengalami diare parah atau muntah karena sakit perut, segera hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu berhenti mengonsumsi losartan sementara waktu hingga kondisi Anda membaik.
  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan serta jangan mengonsumsi alkohol terlalu banyak. Konsultasikan kepada apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama mengonsumsi losartan. Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau bertambah parah.
  • Nyeri dada.
  • Batuk.
  • Hidung tersumbat.
  • Ruam pada kulit.
  • Gatal.
  • Nyeri pada punggung.
  • Alergi.
  • Biduran.
  • Telinga berdenging (tinnitus).
  • Jantung berdebar-debar.
  • Infeksi saluran nafas atas.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak.
  • Pasien dengan gangguan ginjal dan hati ringan hingga sedang.
  • Pasien dengan pembengkakan karena reaksi alergi (angioedema).
  • Pasien lanjut usia.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien penderita gagal ginjal.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Selama penggunaan obat ini, lakukan pemeriksaan serum kalium secara berkala.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki tekanan darah rendah.
  • Pasien dengan gangguan hati parah.
  • Pasien diabetes yang mengonsumsi obat aliskiren bersamaan.
  • Wanita hamil trimester kedua dan ketiga.
  • Pasien yang melakukan diet rendah garam.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini atau obat golongan angiotensin II receptor antagonist lainnya.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Angioten Tablet 50 mg (3 Strip @ 10 Tablet)