SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Ampicillin tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri seperti infeksi saluran pernapasan

Ampicillin Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 4.700


Tersedia 61 Penjual

Urutkan
Apotek Komplit Jaya
Rp 7.290
Apotek Komplit JayaJakarta Pusat
3.53 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 5.400
Apotek Plaza Medika GrogolKota Jakarta Barat
3.65 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 6.000
Apotek Sehat KrendangKota Jakarta Barat
3.73 km
Apotek Rave Pharma
Rp 4.700
Apotek Rave PharmaKota Jakarta Pusat
3.85 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Ampicillin tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri, seperti infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, infeksi pada kulit, telinga, dan tenggorokan.

Obat ini juga dapat mengatasi infeksi pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meningitis) serta kencing nanah (gonore).

Ampicillin termasuk dalam kelas obat antibiotik penisilin yang bekerja dengan membunuh bakteri.

Obat ini termasuk obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Harap hati-hati dalam mengonsumsi antibiotik. Pasalnya, mengonsumsi antibiotik saat tidak diperlukan dapat meningkatkan risiko terkena infeksi di kemudian hari yang tidak dapat diobati dengan antibiotik.

Tersedia juga Ampicillin Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet) dalam kemasan box.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Ampicillin Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Ampicillin
Kelas Terapi

INFEKSI

Klasifikasi

Antibakteri

Kemasan

1 strip @ 10 tablet (500 mg)

Produsen
NOVAPHARIN

Informasi Zat Aktif

Ampicillin bekerja dengan cara mengganggu kemampuan bakteri untuk membentuk dinding sel. Obat ini akan melubangi dinding sel bakteri, sehingga akan membunuh bakteri penyebab infeksi tersebut.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ampicillin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran cerna (50%). Makanan dapat mengurangi kecepatan dan tingkat penyerapan. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas. Melintasi plasenta dan memasuki ASI dalam jumlah kecil. Pengikatan protein plasma sekitar 20%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme sampai batas tertentu menjadi asam penisilloa.
  • Ekskresi: Melalui urine sebagai obat tidak berubah sekitar 20-40%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh plasma) sekitar 1-1,5 jam.

Indikasi (manfaat)

Ampicillin digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, seperti:

  • Infeksi pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meningitis)
  • Infeksi saluran pencernaan
  • Infeksi yang mengakibatkan peradangan pada paru-paru (pneumonia)
  • Infeksi pada bagian tengah telinga (otitis media)
  • Infeksi pada ginjal (pielonefritis akut dan kronis)
  • Peradangan kandung kemih (sistitis)
  • Penyakit menular seksual, seperti kencing nanah (gonore) yang tidak terkomplikasi
  • Infeksi atau radang pada adnexa rahim (adnexitis)
  • Peradangan yang terjadi pada dinding rahim
  • Infeksi bakteri yang menyerang saluran reproduksi perempuan (demam puerperal)

Ampicillin bekerja efektif untuk mengatasi infeksi akibat bakteri, tetapi tidak dapat melawan infeksi yang terjadi karena virus.

Komposisi

Ampicillin 500 mg

Dosis

Infeksi saluran empedu, bronkitis, endokarditis, infeksi saluran cerna (gastroenteritis), infeksi bakteri Listeria (listeriosis), otitis media, infeksi streptokokus perinatal, dan peradangan peritoneum (peritonitis)

  • Dewasa: 0,25-1 g tiap 6 jam
  • Anak-anak berusia 10 tahun ke bawah: Setengah dosis rutin orang dewasa

Demam tifoid dan paratifoid

  • Dewasa: 1-2 g tiap 6 jam selama 2 minggu pada infeksi akut

Gonore tanpa komplikasi

  • Dewasa: 2 g bersama 1 g probenecid sebagai dosis tunggal, dianjurkan untuk diulang pada pasien wanita

Infeksi saluran kemih

  • Dewasa: 500 mg tiap 8 jam

Aturan pakai

Dikonsumsi dalam perut kosong, minimal 1 hingga 2 jam setelah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual
    Konsumsilah makanan ringan. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter, jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau bertambah buruk.
  • Muntah
    Jika Anda mengalami gejala ini, cobalah sesering mungkin minum air. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau air seni berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter
  • Sakit perut
    Cobalah beristirahat. Makan dan minum secara perlahan dengan porsi lebih sedikit tetapi lebih sering. Kompres perut Anda dengan handuk hangat atau botol berisi air panas. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Lidah bengkak, hitam, atau terasa seperti berbulu
  • Vagina gatal atau keputihan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita demam
  • Pasien penderita asma
  • Wanita hamil dan ibu menyusui
  • Pasien penderita gangguan ginjal
  • Pasien yang mengalami kanker darah atau leukimia limfatik
  • Pasien penderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien penderita diare akibat mengonsumsi antibiotik
  • Pasien penderita penyakit ginjal dan hati
  • Pada penggunaan jangka panjang perlu dilakukan pemantauan fungsi ginjal, hati, dan darah

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi atau riwayat terhadap ampicilin atau antibiotik serupa, seperti amoxicillin, dicloxacillin, nafcillin, dan penisilin
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal berat

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Methotrexate
    Bicaralah dengan dokter sebelum menggunakan methotrexate bersama ampicillin. Menggunakan ampicillin dalam dosis tinggi untuk infeksi berat terkadang dapat meningkatkan kadar dan efek methotrexate dalam darah.
  • Warfarin dan phenindion
    Penggunaan obat ini bersama warfarin atau phenindion dapat mengubah waktu pembekuan darah
  • Vaksin tifoid oral
    Obat ini dapat mengurangi efektivitas vaksin tifoid oral
  • Probenecid dan sulfinpirazon
    Penggunaan obat ini bersama probenecid dan sulfinpirazon dapat menyebabkan pengurangan eksresi dari obat di atas, sehingga meningkatkan risiko terjadinya toksisitas
  • Allopurinol
    Allopurinol dapat meningkatkan reaksi kulit yang diinduksi dengan ampicilin
  • Chloroquine
    Chloroquine dapat mengurangi penyerapan dari broadapen suspensi kering
  • Erythromycin, chloramphenicol, dan tetracycline
    Penggunaan bersama obat di atas dapat mengganggu efektivitas bakterisidal ampicillin

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa minum obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Demam, menggigil, sakit tenggorokan, nyeri sendi, atau tidak enak badan
  • Sakit perut parah dan diare berair atau berdarah, bahkan jika terjadi berbulan-bulan setelah dosis terakhir
  • Kulit pucat serta tangan dan kaki dingin
  • Luka lecet, bisul, atau nyeri di mulut
  • Kemerahan atau gatal pada kulit
  • Pusing atau sesak napas

Nomor Izin Edar

GKL0634007304A1 (NOVAPHARIN)

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ampicillin?mtype=generic

Diakses pada 13 Agustus 2021



WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8613/ampicillin-oral/details

Diakses pada 13 Agustus 2021



MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a685002.html

Diakses pada 13 Agustus 2021



Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/ampicillin.html

Diakses pada 13 Agustus 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Ampicillin digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, seperti:Infeksi pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meningitis)Infeksi saluran pencernaanInfeksi yang mengakibatkan peradangan pada paru-paru (pneumonia)Infeksi pada bagian tengah telinga (otitis media)Infeksi pada ginjal (pielonefritis akut dan kronis)Peradangan kandung kemih (sistitis)Penyakit menular seksual, seperti kencing nanah (gonore) yang tidak terkomplikasiInfeksi atau radang pada adnexa rahim (adnexitis)Peradangan yang terjadi pada dinding rahimInfeksi bakteri yang menyerang saluran reproduksi perempuan (demam puerperal)Ampicillin bekerja efektif untuk mengatasi infeksi akibat bakteri, tetapi tidak dapat melawan infeksi yang terjadi karena virus.

Infeksi saluran empedu, bronkitis, endokarditis, infeksi saluran cerna (gastroenteritis), infeksi bakteri Listeria (listeriosis), otitis media, infeksi streptokokus perinatal, dan peradangan peritoneum (peritonitis)Dewasa: 0,25-1 g tiap 6 jamAnak-anak berusia 10 tahun ke bawah: Setengah dosis rutin orang dewasaDemam tifoid dan paratifoidDewasa: 1-2 g tiap 6 jam selama 2 minggu pada infeksi akutGonore tanpa komplikasiDewasa: 2 g bersama 1 g probenecid sebagai dosis tunggal, dianjurkan untuk diulang pada pasien wanitaInfeksi saluran kemihDewasa: 500 mg tiap 8 jam

Dikonsumsi dalam perut kosong, minimal 1 hingga 2 jam setelah makan.

MualKonsumsilah makanan ringan. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter, jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau bertambah buruk.MuntahJika Anda mengalami gejala ini, cobalah sesering mungkin minum air. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau air seni berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain tanpa berbicara dengan apoteker atau dokterSakit perutCobalah beristirahat. Makan dan minum secara perlahan dengan porsi lebih sedikit tetapi lebih sering. Kompres perut Anda dengan handuk hangat atau botol berisi air panas. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi dokter atau apoteker.DiareUntuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.Lidah bengkak, hitam, atau terasa seperti berbuluVagina gatal atau keputihan

Nama Produk

Ampicillin Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 7.290