SehatQ
SehatQ Profile
Amoxsan kapsul adalah obat untuk membantu mengatasi infeksi bakteri

Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)

3,0(2)

Harga Produk
Mulai dari
Rp 4.803

Jumlah Produk
1

Tersedia 219 Penjual

Mandjur
Rp 41.500
Mandjur
Kota Jakarta Pusat1.37 km
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Rp 38.532
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Kota Jakarta Pusat1.54 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 41.500
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 42.000
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Amoxsan kapsul adalah obat untuk membantu mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri Gram negatif maupun Gram positif, seperti Staphylococci, Streptococci, Enterococci, S. pneumoniae, N. gonorrhoeae, H influenza, E. coli, dan P. mirabilis.

Obat ini mengandung zat aktif amoxicillin. Amoxicillin merupakan antibiotik golongan penisilin yang mampu melawan bakteri.

Amoxicillin digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi bakteri, seperti radang amandel atau tonsilitis, peradangan yang terjadi pada saluran utama pernapasan atau bronkus (bronkitis), peradangan paru-paru karena infeksi atau pneumonia, serta infeksi pada telinga, hidung, tenggorokan, kulit, atau saluran kemih.

Amoxsan kapsul merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Tersedia juga Amoxsan Kapsul 500 mg (10 Strip @ 10 Kapsul) dengan kemasan satu strip.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

Mengatasi berbagai infeksi karena bakteri, antara lain:

  • Infeksi pada saluran pernapasan, seperti:
    • Peradangan pada amandel (tonsillitis)
    • Peradangan pada dinding sinus (sinusitis)
    • Peradangan pada tenggorokan
    • Peradangan pada saluran alat pencernaan yang membawa makanan dari rongga mulut hingga ke esofagus (faringitis)
    • Infeksi pada bagian tengah telinga (otitis media)
    • Peradangan pada saluran pernapasan atau bronkus (bronkitis)
    • Penebalan dinding saluran pernapasan yang disebabkan infeksi (bronkiektasis)
    • Peradangan pada paru-paru yang disebabkan infeksi (pneumonia)
  • Infeksi saluran kemih, seperti:
    • Infeksi ginjal yang disebabkan bakteri atau virus (pielonefritis)
    • Peradangan pada kandung kemih yang disebabkan infeksi (sistitis)
    • Peradangan atau pembengkakan pada saluran yang digunakan untuk mengeluarkan urine atau uretra (uretritis)
    • Kencing nanah (gonore)
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak, seperti:
    • Infeksi bakteri pada kulit dan lapisan bawah kulit (selulitis)
    • Infeksi bakteri pada kulit yang membentuk benjolan berisi nanah dan terasa nyeri (furunkulosis)
    • Infeksi pada kulit yang disebabkan Staphylococcus dan/atau Streptococcus (pioderma)
  • Mencegah infeksi pada lapisan bagian dalam jantung (endokarditis)
  • Infeksi bakteri pada saluran pencernaan, terutama lambung (Helicobacter pylori)
  • Demam yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella typhi (demam tifoid) dan demam yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella paratyphi (demam paratiroid)
  • Mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri yang menyebabkan terbentuknya benjolan berisi nanah

Amoxicillin bekerja dengan menghambat proses pembentukan (sintesis) dinding sel bakteri, sehingga pertumbuhan bakteri akan terhenti.

Komposisi

Amoxicilin 500 mg

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 20 kg ke atas: 250-500 mg/8 jam
  • Anak-anak dengan berat badan 20 kg ke bawah: 20-40 mg/kg BB/hari dosis terbagi dalam 8 jam
  • Gonokokus uretritis: 3 g/hari dosis tunggal

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare
    Konsumsi banyak cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan. Dehidrasi ditandai dengan gejala buang air kecil yang lebih sedikit dari biasanya dan urine berbau tajam. Minumlah air sedikit demi sedikit saat sedang merasa sakit. Jangan minum obat lain untuk mengatasi diare atau muntah tanpa konsultasi ke dokter.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa seperti makanan pedas.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Mual
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Mudah memar atau berdarah
  • Sakit tenggorokan
  • Penurunan kadar trombosit yang rendah dalam tubuh (trombositopenia)
  • Peningkatan kadar eosinofil dalam darah (eosinofilia)
  • Kegagalan sumsum tulang dalam membentuk granulosit (agranulositosis)
  • Rendahnya kadar sel darah putih dalam darah (leukopenia)
  • Urine berwarna gelap
  • Mata atau kulit menguning
  • Demam
  • Sindrom Stevens-Johnson atau kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, dalam mulut, dubur, dan alat kelamin
  • Anemia
  • Gatal atau biduran
  • Pusing

Cara Penyimpanan

Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui
  • Pada penggunaan jangka panjang, lakukan pemantauan fungsi hati, ginjal, dan darah secara rutin.
  • Pasien penderita kanker darah (leukimia)
  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap antibiotik golongan beta-laktam lain, seperti penicillin, cephalorin, carbapenem, dan monobaktam
  • Pasien penderita penyakit ginjal atau gangguan fungsi ginjal

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap amoxicillin atau golongan penisilin lainnya
  • Pasien dengan infeksi virus Epstein-Barr (EBV) yang dapat ditularkan melalui droplet atau liur saat batuk maupun bersin (mononukleosis)
  • Pasien penderita infeksi yang disebabkan virus
Ulasan Pembeli
32 ulasan
5
50%
(1)
4
0%
(0)
3
0%
(0)
2
0%
(0)
1
50%
(1)

Jessica DS

Sangat slow resp
Pembelian dariApotek Ade
14 Okt 2021

mukseno seno

Pembelian dariApotek Klampis Farma
18 Mar 2021
Nama Produk

Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)

Total

Rp 41.500

Jual dan Beli Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul) dari Apotek Online Toko SehatQ

Amoxsan merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Amoxsan mengandung zat aktif amoxicillin yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik yang berfungsi untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri pada saluran pernafasan, saluran kemih dan kulit.
Merek: Amoxsan
Bentuk sediaan: Kapsul
Principal/Distributor obat: Sanbe Farma
Manufacture: Sanbe Farma
Kemasan obat: 1 kapsul @ 10 kapsul.

Indikasi/Manfaat Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)

Antibiotik.

Dosis Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


  • Anak-anak BB 20 kg ke bawah: 20-40 mg/kg BB/hari dosis terbagi tiap 8 jam.
  • Dewasa dan anak-anak 20 kg ke atas: 250 mg-500 mg/8 jam.


Cara Penggunaan Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

Cara Menyimpan Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)



Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul) Jika:


  • Hipersensitif terhadap antibiotik golongan betalaktam seperti penisilin, sefalosporin.
  • Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang diketahui alergi terhadap penisilin.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien penderita kegagalan fungsi ginjal.
  • Dapat menyebabkan superinfeksi.
  • Pasien penderita leukimia limfatk.
  • Dapat menyebabkan kolitis berat.


Efek Samping Obat Amoxsan Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


  • Ruam.
  • Gangguan saluran pencernaan: mual, muntah, diare.
  • Reaksi-reaksi hematologi.