SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Amlodipin Sirup Kering adalah obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)

Amoxicillin Sirup Kering 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 4.300

Jumlah Produk
0

Tersedia 86 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 9.100
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Rave Pharma
Rp 7.400
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 11.800
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km
Apotek Madinah Farma
Rp 9.100
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Amoxicillin Sirup Kering 60 ml adalah obat untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, seperti:

infeksi pada kulit.
infeksi saluran kemih.
infeksi pada telinga, hidung, dan tenggorokan.
infeksi saluran napas yang menuju ke paru-paru (bronkitis).
peradangan pada paru-paru yang disebabkan infeksi bakteri (pneumonia).
digunakan bersama antibiotik klaritromisin untuk mengobati sakit maag karena infeksi helicobacter pylori.

amoxicillin bekerja dengan mengikat rantai peptidoglikan yang bertugas membentuk dinding sel bakteri. proses pengikatan rantai peptidoglikan ini menyebabkan rusak atau pecahnya dinding sel, sehingga dapat merusak sel bakteri dan menyebabkan kematian sel.

Informasi zat aktif :

Amoxicillin adalah antibiotik golongan penisilin. Antibiotik ini bekerja dengan membunuh bakteri atau memperlambat pertumbuhannya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amoxicillin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI (jumlah kecil).
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (60% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-1,5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Kontrasepsi oral
    Amoxicillin dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi oral.
  • Allopurinol
    Penggunaan amoxicillin dan allopurinol dapat meningkatkan risiko ruam kulit.
  • Probenecid
    Probenecid dapat memperpanjang waktu paruh amoxicillin dalam plasma, sehingga efektivitas amoxicillin dalam tubuh akan meningkat dan menimbulkan efek samping, seperti diare dan mual.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit perut parah
  • Diare berair atau berdarah, bahkan jika terjadi beberapa bulan setelah dosis terakhir Anda

Amoxicillin Sirup Kering 60 ml
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Amoxicillin
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
-

Informasi Zat Aktif

Amoxicillin adalah antibiotik golongan penisilin. Antibiotik ini bekerja dengan membunuh bakteri atau memperlambat pertumbuhannya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amoxicillin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI (jumlah kecil).
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (60% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-1,5 jam.

Indikasi (manfaat)

Mengobati berbagai infeksi bakteri, seperti:

  • Infeksi pada kulit.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Infeksi pada telinga, hidung, dan tenggorokan.
  • Infeksi saluran napas yang menuju ke paru-paru (bronkitis).
  • Peradangan pada paru-paru yang disebabkan infeksi bakteri (pneumonia).
  • Digunakan bersama antibiotik klaritromisin untuk mengobati sakit maag karena infeksi Helicobacter pylori.

Amoxicillin bekerja dengan mengikat rantai peptidoglikan yang bertugas membentuk dinding sel bakteri. Proses pengikatan rantai peptidoglikan ini menyebabkan rusak atau pecahnya dinding sel, sehingga dapat merusak sel bakteri dan menyebabkan kematian sel.

Komposisi

Amoxicillin trihydrate setara dengan amoxicillin 500 mg.

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 20 kg ke atas: 250-500 mg/8 jam
  • Anak-anak dengan berat badan 20 kg ke bawah: 20-40 mg/kg BB/8 jam, dihitung dengan mengalikan berat badan pasien
  • Penderita dengan gangguan ginjal: dosis maksimum 500 mg/hari
  • Gonokokus uretritis: 3 g sebagai dosis tunggal

Aturan pakai

  • Tambahkan air minum sampai batas yang terdapat dalam botol, lalu kocok sampai tercampur rata
  • Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan
  • Konsumsi dengan makanan agar lebih mudah diserap dan mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual
    Jangan makan terlalu banyak dan hindari makanan pedas. Minumlah amoksisilin setelah makan atau ngemil.
  • Diare
    Konsumsi banyak cairan untuk menghindari dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi, antara lain buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urine berbau tajam. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Gangguan saluran pencernaan
  • Muntah
  • Reaksi alergi

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu 15-25 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung. Jangan dibekukan.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap cephalosporine
  • Pasien penderita gangguan ginjal
  • Pasien penderita gangguan sumsum tulang yang memproduksi sel darah putih terlalu banyak (leukimia limfatik)

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap amoxicillin atau golongan penisilin lainnya
  • Pasien dengan infeksi virus Epstein-Barr (EBV) yang dapat ditularkan melalui droplet atau liur saat batuk maupun bersin (mononukleosis)

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Kontrasepsi oral
    Amoxicillin dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi oral.
  • Allopurinol
    Penggunaan amoxicillin dan allopurinol dapat meningkatkan risiko ruam kulit.
  • Probenecid
    Probenecid dapat memperpanjang waktu paruh amoxicillin dalam plasma, sehingga efektivitas amoxicillin dalam tubuh akan meningkat dan menimbulkan efek samping, seperti diare dan mual.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit perut parah
  • Diare berair atau berdarah, bahkan jika terjadi beberapa bulan setelah dosis terakhir Anda
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Amoxicillin Sirup Kering 60 ml

Total

Rp 0