SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Amobiotic Kapsul adalah obat untuk infeksi saluran pernafasan atas seperti radang amandel.

Amobiotic Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 21.200


Tersedia 3 Penjual

Urutkan
Apotek Legok Sehat
Rp 30.000
Apotek Legok SehatKabupaten Tangerang
28.7 km
Apotek Nasifa Farma
Rp 37.100
Apotek Nasifa FarmaKota Batam
866.95 km
Apotek Pionsakti
Rp 21.200
Apotek PionsaktiKota Batam
867.21 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Amobiotic Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul) adalah obat untuk infeksi saluran pernafasan atas seperti radang amandel (tonsillitis), suatu penyakit peradangan yang menyerang tenggorok atau hulu kerongkongan (faringitis), kondisi dimana pita suara membengkak sehingga suara menjadi serak (laringitis), sinusitis, dan infeksi pada telinga bagian tengah (otitis media).

Amoksisilin bekerja dengan cara mengikat protein pengikat penisilin yang menghambat proses yang disebut transpeptidasi, yang mengarah ke aktivasi enzim autolitik di dinding sel bakteri. proses ini menyebabkan lisis pada dinding sel, dan sel bakteri akan rusak.

Amobiotic Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Amoksisilin
Kelas Terapi

Antibiotik

Klasifikasi

Antimikroba

Kemasan

Dus, 10 Strip @ 10 Kapsul

Produsen
Bernofarm

Informasi Zat Aktif

Amoksisilin merupakan antibiotik golongan penisilin, amoksisilin menghambat langkah transpeptidasi akhir dari sintesis peptidoglikan di dinding sel bakteri dengan mengikat ke 1 atau lebih protein pengikat penisilin, sehingga menghambat biosintesis dinding sel yang akan mengakibatkan lisis bakteri atau bakteri menjadi mati.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amoksisilin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu untuk konsentrasi plasma puncak selama 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI (jumlah kecil). Pengikatan protein plasma sekitar 20%.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme hati parsial dan diubah menjadi asam penicilloic.
  • Ekskresi: Melalui urin (60% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu paruh plasma sekitar 1-1,5 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Infeksi saluran pernafasan atas seperti radang amandel (tonsillitis), suatu penyakit peradangan yang menyerang tenggorok atau hulu kerongkongan (faringitis), kondisi dimana pita suara membengkak sehingga suara menjadi serak (laringitis), sinusitis, dan infeksi pada telinga bagian tengah (otitis media).
  • Infeksi saluran pernafasan bawah seperti bronkitis akut dan kronik dan infeksi yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur (bronkopneumonia).
  • Infeksi saluran kemih seperti peradangan kandung kemih (sistitis), infeksi pada ginjal disebabkan oleh bakteri atau virus (pielonefritis), dan gonore.
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak: infeksi bakteri serius pada kulit yang umum terjadi (cellulitis), luka-luka, infeksi kulit yang meliputi seluruh folikel rambut dan jaringan subkutaneus di sekitarnya (karbunkel).

Amoksisilin bekerja dengan cara mengikat protein pengikat penisilin yang menghambat proses yang disebut transpeptidasi, yang mengarah ke aktivasi enzim autolitik di dinding sel bakteri. Proses ini menyebabkan lisis pada dinding sel, dan sel bakteri akan rusak.

Komposisi

Amoksisilin 500 mg

Dosis

  • Radang sendi (osteoatritis) dan nyeri muskuloskeletal kronis: 60 mg/hari.
  • Peradangan kronis akibat tertutupnya ruas tulang belakang (ankylosing spondylitis) dan rheumatoid arthritis: 90 mg/hari.
  • Asam urat (gout akut): 120 mg/hari, dikonsumsi maksimum selama 8 hari.
  • Nyeri gigi pascaoperasi: 90 mg/hari

Aturan pakai

  • Sebelum dikonsumsi, tuangkan 8 ml air matang ke dalam botol, tutup rapat botol dan kocok dengan baik sampai tercampur rata.
  • Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Pastikan untuk selalu mengocok botol sebelum dikonsumsi, agar serbuk dalam cairan tersebar rata.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Reaksi kepekaan yang serius dan fatal terjadi terutama pada penderita yang hipersensitif terhadap penicillin.
    Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, diare, dan hemoragikolitis pseudomembran.
  • Peradangan pembuluh dara yang menyebabkan demam atau mengeluarkan nanah akibat infeksi (phlebitis).
  • Reaksi hipesensitivitas: Ruam kulit, pruritus, dan urikaria kadang-kadang dilaporkan Reaksi pada kulit yang jarang terjadi, seperti eritema multiformis dan sindroma Steven-johnson, nekrolisis epidermal toksik, bulious dan dermatitis ekstensil Reaksi alergi parah termasuk angioneuritik, edema, anafilaksis, reaksi alesgi terhadap suntikan serum (serum sickness) dan hipersensitvitas vaskullitis.
  • Netritis interstisial.
  • Gangguan pada pada hati: Disfungsi hati termasuk kolestatik jaundice, hepatik kolestasis dan silolitik hepatitis.
  • Ginjal: kristaluria. Ganggguan sistem perdarahan dan
  • limfatik: Anemia, termasuk anemia hemolitik, trombositopena, trobositopenik purpura, eosinofilia, leukopenia, dan agranulositosis telah terjadi selama terapi dengan penicilin.
  • Gangguan sistem saraf pusat: Hiperaktif reversibel, agitasi, insomnia, binggung, kejang, perubahaan kebiasaan, dan/atau pusing.
  • Perubahan warna pada gigi (bintik coklat, kuning, atau abu-abu).

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30°C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan leukemia limfatik.
  • Wanita hamil atau ibu menyusui.
  • Tidak untuk pengobatan meningitis atau infeksi pada tulang sendi.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien hipersinsitif terhadap antibiotik

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antikoagulan.
    Dapat meningkatkan efek antikoagulan.
  • Allopurinol.
    Dapat meningkatkan risiko reaksi alergi dengan allopurinol.
  • Probenesid.
    Dapat menyebabkan kadar darah meningkat.
  • Kloramfenikol, makrolida, sulfonamida dan tetrasiklin.
    Dapat menggangu efek bakterisidal dari amoksisilin. 

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Nomor Izin Edar

DKL2102364204A1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Infeksi saluran pernafasan atas seperti radang amandel (tonsillitis), suatu penyakit peradangan yang menyerang tenggorok atau hulu kerongkongan (faringitis), kondisi dimana pita suara membengkak sehingga suara menjadi serak (laringitis), sinusitis, dan infeksi pada telinga bagian tengah (otitis media).Infeksi saluran pernafasan bawah seperti bronkitis akut dan kronik dan infeksi yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur (bronkopneumonia).Infeksi saluran kemih seperti peradangan kandung kemih (sistitis), infeksi pada ginjal disebabkan oleh bakteri atau virus (pielonefritis), dan gonore.Infeksi kulit dan jaringan lunak: infeksi bakteri serius pada kulit yang umum terjadi (cellulitis), luka-luka, infeksi kulit yang meliputi seluruh folikel rambut dan jaringan subkutaneus di sekitarnya (karbunkel).Amoksisilin bekerja dengan cara mengikat protein pengikat penisilin yang menghambat proses yang disebut transpeptidasi, yang mengarah ke aktivasi enzim autolitik di dinding sel bakteri. Proses ini menyebabkan lisis pada dinding sel, dan sel bakteri akan rusak.

Radang sendi (osteoatritis) dan nyeri muskuloskeletal kronis: 60 mg/hari.Peradangan kronis akibat tertutupnya ruas tulang belakang (ankylosing spondylitis) dan rheumatoid arthritis: 90 mg/hari.Asam urat (gout akut): 120 mg/hari, dikonsumsi maksimum selama 8 hari.Nyeri gigi pascaoperasi: 90 mg/hari

Sebelum dikonsumsi, tuangkan 8 ml air matang ke dalam botol, tutup rapat botol dan kocok dengan baik sampai tercampur rata.Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.Pastikan untuk selalu mengocok botol sebelum dikonsumsi, agar serbuk dalam cairan tersebar rata.

Reaksi kepekaan yang serius dan fatal terjadi terutama pada penderita yang hipersensitif terhadap penicillin. Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, diare, dan hemoragikolitis pseudomembran.Peradangan pembuluh dara yang menyebabkan demam atau mengeluarkan nanah akibat infeksi (phlebitis).Reaksi hipesensitivitas: Ruam kulit, pruritus, dan urikaria kadang-kadang dilaporkan Reaksi pada kulit yang jarang terjadi, seperti eritema multiformis dan sindroma Steven-johnson, nekrolisis epidermal toksik, bulious dan dermatitis ekstensil Reaksi alergi parah termasuk angioneuritik, edema, anafilaksis, reaksi alesgi terhadap suntikan serum (serum sickness) dan hipersensitvitas vaskullitis.Netritis interstisial.Gangguan pada pada hati: Disfungsi hati termasuk kolestatik jaundice, hepatik kolestasis dan silolitik hepatitis.Ginjal: kristaluria. Ganggguan sistem perdarahan danlimfatik: Anemia, termasuk anemia hemolitik, trombositopena, trobositopenik purpura, eosinofilia, leukopenia, dan agranulositosis telah terjadi selama terapi dengan penicilin.Gangguan sistem saraf pusat: Hiperaktif reversibel, agitasi, insomnia, binggung, kejang, perubahaan kebiasaan, dan/atau pusing.Perubahan warna pada gigi (bintik coklat, kuning, atau abu-abu).

Nama Produk

Amobiotic Kapsul 500 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)

Total

Rp 30.000