Aminophylline Tablet 200 mg (1 Botol @ 100 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Aminophylline Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung aminophyllin 200 mg. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Aminophylline Tablet 200 mg (1 Botol @ 100 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Aminophyllin
Kelas Terapi
Antiasma
Klasifikasi Obat
Inhibitor xanthine oxidase.
Kemasan
1 Botol @ 100 tablet
Produsen
-

Informasi Zat Aktif

Aminophylline digunakan untuk membuka saluran udara dan memudahkan pernapasan. Obat ini dapat mengatasi dan mencegah batuk, sesak napas, dan mengi pada penderita asma, penyakit kronis akibat kerusakan kantong udara atau alveolus pada paru-paru (emfisema), peradangan yang terjadi pada saluran bronkus di dalam paru-paru (bronkitis kronis), dan penyakit paru-paru lainnya.

Aminofilin termasuk dalam golongan obat xanthine. Obat ini merupakan bronkodilator, yaitu obat yang digunakan untuk membantu mengendurkan otot bronkial atau saluran udara, sehingga dapat meningkatkan aliran udara di paru-paru.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Meredakan keluhan pada asma
  • Meredakan emfisema, bronkitis, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)

Komposisi Obat

Aminophyllin 200 mg

Dosis Obat

  • Oral
    Anemia defisiensi zat besi

    • Dewasa:
      • Pengobatan: 65-200 mg/hari, dikonsumsi dalam 2-3 dosis terbagi
      • Pencegahan: 65 mg setiap hari
    • Anak-anak:
      • Pengobatan: 3-6 mg /kg/hari dikonsumsi dalam 3 dosis terbagi
      • Dosis maksimal: 200 mg/hari
      • Pencegahan:
        • Bayi ≥ 4 bulan yang mendapat ASI tunggal: 1 mg/kg/hari
        • ≥ 6 bulan sampai <2 tahun: 10-12,5 mg/hari selama 3 bulan berturut-turut
        • 2-<5 tahun: 30 mg/hari selama 3 bulan berturut-turut
        • ≥5 tahun: 30-60 mg/hari selama 3 bulan berturut-turut
    • Lansia: Sebagai elemental iron: 15-50 mg/hari

Aturan pakai obat

Harus dikonsumsi saat perut kosong. Dapat dikonsumsi bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut
    Cobalah istirahat agar lebih rileks. Mengompres perut menggunakan handuk hangat atau botol air minum berisi air hangat dapat membantu meredakan efek samping ini.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Sakit kepala
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit alternatif. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi aminophylline.
    Bicaralah dengan dokter jika berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Muntah
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis untuk membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Gelisah
  • Insomnia
  • Kelemahan otot
  • Jantung berdetak cepat
  • Kejang
  • Pusing
  • Mudah marah atau tersinggung

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Gangguan irama jantung
  • Gagal jantung
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Asma berat
  • Edema paru akut
  • Tukak lambung
  • Hipotiroidisme dan hipertiroidisme
  • Glaukoma
  • Diabetes melitus
  • Hipertensi
  • Gagal jantung kongestif
  • Kadar oksigen dalam darah rendah (hipoksemia berat)
  • Penyakit arteri koroner
  • Riwayat kejang
  • Infeksi influenza aktif
  • Demam akut
  • Bakteri menyebar pada aliran darah (sepsis)
  • Imunisasi influenza
  • Alkoholisme kronis
  • Gangguan hati atau ginjal
  • Anak-anak
  • Lanjut usia
  • Kehamilan dan menyusui

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Aminophyllin tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pembentukan heme yang tidak sempurna (porfiria akut)
  • Penggunaan bersama turunan xantin lainnya
  • Alergi terhadap aminophylline

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Aminoglutethimide, karbamazepin, moracizine, fenitoin, rifampisin, sulfinpyrazone, dan barbiturat
    Obat di atas dapat meningkatkan klirens dari aminophylline, sehingga efektivitas aminophylline dalam melebarkan saluran pernapasan akan menurun
  • Allopurinol, karbimazol, simetidin, siprofloksasin, klaritromisin, diltiazem, disulfiram, eritromisin, flukonazol, interferon, isoniazid, isoprenalin, metotreksat, mexamililetine, propranolatidina, propranafilamin, propranamiline, propranamil, vazabilamin, propranamil, vazabilamin, propranamiline, propranamiline, propranamiline, propranamilina, dan kontrasepsi oral
    Obat di atas dapat mengurangi klirens aminophylline, sehingga dapat memicu terjadinya efek samping, seperti sakit kepala.
  • Fenitoin
    Aminophylline dapat meningkatkan kadar fenitoin dalam darah, sehingga dapat menyebabkan terjadinya toksisitas atau keracunan.
  • Turunan xantin lainnya
    Penggunaan bersama obat turunan xantin lainnya dapat menyebabkan risiko terjadinya toksisitas atau keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Aminophylline Tablet 200 mg (1 Botol @ 100 Tablet)