Ambroxol Kimia Farma Tablet 30 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Ambroxol Kimia Farma tablet adalah obat untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan, seperti batuk berdahak dan sakit tenggorokan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Ambroxol Kimia Farma tablet mengandung zat aktif ambroxol. Ambroxol termasuk dalam kelompok obat mukolitik. Obat bekerja dengan cara membersihkan saluran pernapasan, serta membantu memproduksi bahan kimia yang disebut surfaktan. Surfaktan berfungsi untuk mencegah lendir menempel di dinding saluran udara dan memudahkan pengeluaran dahak melalui batuk.

Informasi zat aktif :

Ambroxol merupakan agen mukolitik yang meningkatkan sekresi saluran pernafasan untuk membersihkan hidung dari partikel-partikel, memfasilitasi pengeluaran cairan, dan meredakan batuk. Ambroxol bekerja dengan mengurangi perlengketan dahak pada dinding tenggorokan dan memecah ikatan asam mukopolisakarida pada dahak, sehingga dahak akan lebih encer dan mudah dikeluarkan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ambroxol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorpsi secara cepat dan sempurna dari saluran cerna. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) adalah 79% dan waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi puncak plasma) selama 1-2,5 jam.
  • Distribusi: Distribusi cepat dan jelas ke dalam darah, jaringan dan paru-paru, melintasi plasenta dan memasuki ASI. Volume distribusi sekitar 552 L dan ikatan protein plasma sekitar 90%.
  • Metabolisme: Distribusi di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine dan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 10 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Ambroxol Kimia Farma tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Antibiotik seperti cefuroxime, doxycycline, erythromycin, dan amoxicillin.
    Penggunaan bersama ambroxol dapat menyebabkan peningkatan kadar antibiotik di atas dalam darah, sehingga dapat meningkatkan efek samping.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter atau apoteker jika Anda mengalami gejala alergi, misalnya ruam, gatal, kesulitan bernapas, serta mata bengkak, atau efek samping serius akibat obat ini.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengatasi peradangan pada saluran pernapasan (bronkitis).
  • Mengatasi gangguan pada saluran pernapasan, seperti batuk berdahak, membantu mengencerkan dahak, dan memudahkan pengeluaran dahak.
  • Mengatasi asma umum yang disebabkan peradangan dalam saluran udara atau bronkus (asma bronkial).
  • Meringankan gangguan saluran napas akut dan kronis, terutama saat kambuh atau penyakit yang tiba-tiba menjadi lebih buruk daripada biasanya (eksaserbasi) pada bronkitis kronik dan bronkitis asmatik.

Ambroxol bekerja dengan mengurangi perlengketan dahak pada dinding tenggorokan dan memecah dahak, sehingga dahak akan menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan.

Komposisi Obat

Ambroxol hydrochloride 30 mg.

Dosis Obat

  • Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas: 1 tablet sebanyak 2-3 kali/hari.
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: ½ tablet sebanyak 2-3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Apabila terjadi tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat, segera hubungi dokter Anda.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa meletakkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema).
  • Kelainan serius pada kulit, lapisan bola mata, rongga mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens Johnson).
  • Ruam pada kulit yang disebabkan reaksi alergi (eritema multiformis).
  • Mulut terasa asam, pahit, atau asin, seperti tersentuh logam (dysgeusia).
  • Sensasi panas dan rasa terbakar pada dada (heartburn).
  • Mulut atau tenggorokan kering.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Demam.
  • Nyeri pada perut.
  • Sesak napas.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya matahari langsung, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita luka pada dinding usus 12 jari (ulkus duodenum).
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Pasien yang mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang.
  • Pasien yang mengalami infeksi pernapasan kronik.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap ambroxol.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Ambroxol Kimia Farma Tablet 30 mg (1 Strip @ 10 Tablet)