Alloris Tablet 10 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 578.000

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Alloris tablet adalah obat untuk mengatasi gejala alergi yang berhubungan dengan peradangan yang terjadi pada rongga hidung akibat reaksi alergi (rinitis alergi), biduran atau urtikaria kronis, dan penyakit kulit lainnya. 

Saat Anda mengalami alergi, histamin yang diproduksi dalam tubuh akan meningkat secara berlebihan, sehingga dapat menyebabkan gejala yang disebut reaksi alergi. Reaksi alergi yang timbul dapat bermacam-macam bentuknya, misalnya bersin-bersin, hidung tersumbat atau sebaliknya, gatal dan ruam pada kulit, mata berair, dan pembengkakan di beberapa bagian tubuh.

Obat Alloris mengandung zat aktif loratadine yang berfungsi untuk meredakan reaksi alergi yang terjadi di tubuh. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. 

Informasi zat aktif :

Loratadine adalah obat golongan antihistamin atau antialergi. Obat ini bekerja dengan mengurangi efek histamin di dalam tubuh. Histamin merupakan senyawa alami di dalam tubuh yang dapat menimbulkan gejala alergi, seperti pilek, bersin, mata berair, dan gatal.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, loratadine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan baik dari saluran pencernaan. Makanan menunda waktu untuk mencapai konsentrasi plasma puncak dan meningkatkan ketersediaan hayati. Waktu untuk konsentrasi plasma puncak selama 1-1,5 jam.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Volume distribusi sebanyak 119 L/kg. Pengikatan protein plasma sekitar 97-99%.
  • Metabolisme: Secara luas mengalami metabolisme lintasan pertama di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (40%) dan feses (kira-kira 40% sebagai metabolit). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 8,4 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Ketoconazole, fluconazole, cimetidine, chlarithromycin, dan erythromycin.
    Penggunaan loratadin dengan obat di atas dapat meningkatkan kadar obat dalam plasma, sehingga dapat menyebabkan toksisitas atau keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan loratadine dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Detak jantung cepat atau tidak merata.
  • Sakit kepala parah.
  • Perasaan pusing seperti akan pingsan.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Membantu mengatasi gejala alergi, seperti bersin, pilek, bengkak, kulit kemerahan, mata terasa gatal, merah dan berair, hidung gatal dan tersumbat, serta sesak napas.
  • Mengobati peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan karena adanya reaksi alergi terhadap suatu alergen (rhinitis alergi).
  • Mengobati alergi pada kulit dan biduran yang berlangsung selama 6 minggu ke atas (urtikaria kronik).

Walau dapat meredakan gejala alergi, tetapi obat loratadine tidak dapat mencegah biduran atau urtikaria, serta mengobati reaksi alergi serius atau anafilaksis.

Komposisi Obat

Loratadine hydrochloride 10 mg.

Dosis Obat

Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas: 1 tablet/hari.

Anak-anak berusia 2-12 tahun:

  • Berat badan 30 kg ke atas: 1 tablet/hari.
  • Berat badan 30 kg ke bawah: ½ tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Mengantuk.
    Cobalah untuk mengonsumsi antihistamin lain yang tidak menyebabkan kantuk. Jika cara ini tidak membantu, segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan minumlah banyak cairan. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi loratadin. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih lama atau lebih parah.
  • Merasa lelah atau gugup.
    Bicarakan dengan dokter atau apoteker Anda jika efek samping ini tidak kunjung hilang. Anda mungkin akan dianjurkan menggunakan antihistamin lain.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Penglihatan kabur.
  • Sakit perut.
  • Mata, mulut, dan tenggorokan terasa kering.
  • Gangguan pencernaan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 20-25°C. Hindari tempat lembap atau terkena cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan ginjal atau hati.
  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.
  • Ibu hamil dan menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap loratadine.
  • Pasien yang mengalami kerusakan pada hati.
  • Bayi yang lahir prematur dan baru lahir.
  • Pasien penderita asma akut.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Alloris Tablet 10 mg (10 Strip @ 10 Tablet)