SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Alegi Kaplet adalah obat untuk mengatasi reaksi alergi

Alegi Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)


Tersedia 7 Penjual

Urutkan
Apotek Ulina Farma
Rp 170.000
Apotek Ulina FarmaKabupaten Tangerang
35.52 km
Apotek Lily
Rp 172.927
Apotek LilyKabupaten Cianjur
79.19 km
Apotek Cemerlang
Rp 188.415
Apotek CemerlangKota Bandung
118.49 km
Apotek Habibi Manislor
Rp 177.431
Apotek Habibi ManislorKabupaten Kuningan
200.35 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Alegi Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet) adalah obat untuk
digunakan pada reaksi alergi yang memberi respons terhadap obat kortikosteroid
membantu mengatasi alergi seperti biduran (urtikaria), peradangan pada rongga hidung (rhinitis alergi), peradangan (dermatitis) akut atau kronik, dan mata merah akibat peradangan selaput yang melapisi kelopak mata (konjungtivitis alergi)

Informasi zat aktif :

Dexamethasone digunakan untuk mengobati radang sendi, gangguan darah dan hormon, reaksi alergi, penyakit kulit, masalah mata dan pernapasan, gangguan usus dan sistem kekebalan serta kanker. Dexamethasone adalah obat kortikosteroid yang mampu mencegah pelepasan zat penyebab peradangan di dalam tubuh. Obat ini juga digunakan untuk mengobati peradangan pada usus besar (kolon) dan bagian akhir usus besar yang tersambung ke anus (kolitis ulseratif), arthritis, lupus, peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas (psoriasis), serta gangguan pernapasan.

Dexchlorpheniramine adalah obat antihistamin yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi dan pilek, seperti gatal, ruam-ruam, mata dan hidung yang berair, serta bersin. Sebagai antihistamin, dexchlorpheniramine bekerja dengan menghambat senyawa histamin dalam tubuh. Dexchlorpheniramine dapat menyebabkan rasa kantuk dan pusing. Oleh karenanya, seusai mengonsumsi dexchlorpheniramine, Anda sebaiknya tidak melakukan kegiatan berisiko tinggi, seperti mengemudi, mengoperasikan mesin, dan sebagainya.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Alegi kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Aminoglutethimide
  • Agen kalium depleting
  • Antibiotika makrolida
  • Antidiabetik
  • Isoniazid
  • Cholestyramine
  • Efedrin
  • Vaksin hidup

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Alegi Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama

Dexamethasone dan dexchlorpheniramine maleate

Kelas Terapi

SISTEM SALURAN NAPAS

Klasifikasi

Antihistamin

Kemasan

1 box isi 10 strip @ 10 kaplet

Produsen
Lapi Laboratories

Informasi Zat Aktif

Dexamethasone digunakan untuk mengobati radang sendi, gangguan darah dan hormon, reaksi alergi, penyakit kulit, masalah mata dan pernapasan, gangguan usus dan sistem kekebalan serta kanker. Dexamethasone adalah obat kortikosteroid yang mampu mencegah pelepasan zat penyebab peradangan di dalam tubuh. Obat ini juga digunakan untuk mengobati peradangan pada usus besar (kolon) dan bagian akhir usus besar yang tersambung ke anus (kolitis ulseratif), arthritis, lupus, peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas (psoriasis), serta gangguan pernapasan.

Dexchlorpheniramine adalah obat antihistamin yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi dan pilek, seperti gatal, ruam-ruam, mata dan hidung yang berair, serta bersin. Sebagai antihistamin, dexchlorpheniramine bekerja dengan menghambat senyawa histamin dalam tubuh. Dexchlorpheniramine dapat menyebabkan rasa kantuk dan pusing. Oleh karenanya, seusai mengonsumsi dexchlorpheniramine, Anda sebaiknya tidak melakukan kegiatan berisiko tinggi, seperti mengemudi, mengoperasikan mesin, dan sebagainya.

Indikasi (manfaat)

  • Digunakan pada reaksi alergi yang memberi respons terhadap obat kortikosteroid
  • Membantu mengatasi alergi seperti biduran (urtikaria), peradangan pada rongga hidung (rhinitis alergi), peradangan (dermatitis) akut atau kronik, dan mata merah akibat peradangan selaput yang melapisi kelopak mata (konjungtivitis alergi)

Komposisi

  • Dexamethasone 0,5 mg.
  • Dexchlorpheniramine maleate 2 mg.

Dosis

  • Dewasa: 1 tablet sebanyak 3-4 kali/hari
  • Anak-anak:

Aturan pakai

Dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Gangguan saluran cerna
  • Mulut kering
  • Kelebihan cairan (retensi cairan dan elektrolit)

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita tulang rapuh (osteoporosis).
  • Pasien penderita infeksi virus akut, seperti herpes zoster.
  • Pasien penderita infeksi jamur.
  • Pasien dengan kondisi kelenjar tiroid terlalu aktif.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi.
  • Pasien penderita kadar kolesterol tinggi
  • Pasien tukak lambung.
  • Pasien dengan kondisi penyumbatan kandung kemih.
  • Pasien pembesaran prostat.
  • Pasien dengan kondisi ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih sepenuhnya
  • Pasien konstipasi (sembelit).

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Alegi kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita radang usus besar.
  • Jangan melakukan imunisasi atau vaksinasi apa pun tanpa persetujuan dokter.
  • Pasien gangguan ginjal dan hati.
  • Pada pasien dengan masalah mata, penggunaan dexamethasone dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah mata, seperti katarak atau peningkatan tekanan pada mata (glaukoma).
  • Anak-anak di bawah usia 6 tahun.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Aminoglutethimide
  • Agen kalium depleting
  • Antibiotika makrolida
  • Antidiabetik
  • Isoniazid
  • Cholestyramine
  • Efedrin
  • Vaksin hidup

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Nomor Izin Edar

DKL9913309304A1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Digunakan pada reaksi alergi yang memberi respons terhadap obat kortikosteroidMembantu mengatasi alergi seperti biduran (urtikaria), peradangan pada rongga hidung (rhinitis alergi), peradangan (dermatitis) akut atau kronik, dan mata merah akibat peradangan selaput yang melapisi kelopak mata (konjungtivitis alergi)

Dewasa: 1 tablet sebanyak 3-4 kali/hariAnak-anak:

Dikonsumsi sesudah makan.

Gangguan saluran cernaMulut keringKelebihan cairan (retensi cairan dan elektrolit)

Nama Produk

Alegi Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 170.000