SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Stok Habis
Advil tablet berguna untuk mengobati peradangan penyebab demam dan pembengkakan di tubuh

Advil Tablet 200 mg (1 Box @ 50 Tablet)


Stok HabisCari produk lain dikategoriDemamataulihat selengkapnya dari Advil

Deskripsi

Advil tablet merupakan obat yang berfungsi untuk meredakan peradangan yang dapat memicu rasa nyeri, bengkak, dan demam. Tidak hanya itu, obat ini juga efektif mengurangi rasa sakit dan kaku di otot, serta meredakan radang sendi (arthritis).

Advil tablet mengandung ibuprofen yang memiliki sifat anti-peradangan, antinyeri, dan antidemam. Sifat anti-peradangan dalam ibuprofen dapat meringankan nyeri langsung pada pusat peradangannya.

Walaupun radang merupakan bentuk pertahanan alami tubuh terhadap infeksi, tetapi apabila dibiarkan akan memicu penyakit kronis, seperti diabetes. Dengan meredanya inflamasi atau peradangan, maka bengkak, nyeri, serta demam akan mereda.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan sakit punggung
  • Meredakan kram ketika menstruasi
  • Menurunkan demam dan nyeri akibat flu
  • Mengobati radang sendi ringan

Ibuprofen bekerja dengan menghalangi jalur penyampaian pesan kimiawi yang dibawa prostaglandin agar tubuh mengalami peradangan.

Selain itu, ibuprofen juga akan menekan kinerja enzim cyclooxygenase (COX) dalam mengubah asam arakidonat menjadi senyawa prostaglandin.

Komposisi

Ibuprofen 200 mg

Dosis

Nyeri ringan sampai sedang

  • Dewasa: 200-400 mg, setiap 4-6 jam. Dosis maksimal sebanyak 3,2 g/hari, selama 10 hari.
  • Anak-anak berusia di atas 6 bulan: 4-10 mg/kgBB setiap 6-8 jam. Dosis maksimal sebanyak 40 mg/kg BB/hari.

Demam

  • Dewasa: 200-400 mg, setiap 4-6 jam. Dosis maksimal sebanyak 1,2-3,2 g/hari, selama 3 hari.
  • Anak-anak berusia di atas 6 bulan: 5-10 mg/kg BB setiap 6-8 jam. Dosis maksimal sebanyak 40 mg/kg BB/hari.

Nyeri haid

  • Dewasa: 200-400 mg, setiap 4-6 jam. Dosis maksimal sebanyak 3,2 g/hari.

Peradangan sendi pada anak (juvenile rheumatoid arthritis)

  • Anak-anak: 30-40 mg/kg BB sebanyak 3-4 kali sehari. Dosis maksimal sebanyak 2,4 g/hari.

Nyeri sendi (osteoartritis)

  • Dewasa: 400-800 mg sebanyak 3-4 kali sehari. Dosis maksimal sebanyak 3,2 g/hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi setelah makan.

Efek Samping

  • Sering buang angin (kentut)
    Sebaiknya tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gas, seperti bawang, kacang-kacangan, dan soda.
  • Mengantuk
  • Reaksi alergi
    Reaksi alergi yang biasanya muncul akibat penggunaan ibuprofen, antara lain kemerahan atau ruam di kulit, beberapa bagian tubuh membengkak, dan sesak napas. Jika gejala berlanjut, sebaiknya hentikan pemakaian dan hubungi dokter.
    Hindari berpergian atau melakukan aktivitas berat. Segerakan tidur walaupun hanya sebentar agar keadaan tubuh membaik.
  • Pandangan kabur
    Sebaiknya segera duduk atau berbaring di ruangan yang tenang, kemudian pejamkan mata Anda selama beberapa waktu. Jika efek samping ini terus berlanjut, sebaiknya hubungi dokter.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, sebaiknya hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Mual
    Konsumsilah makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Jika efek samping berlanjut, segera hubungi dokter.
  • Tekanan darah meningkat
  • Kenaikan berat badan
  • Gangguan di organ hati
  • Kenaikan kadar kalium dalam darah
  • Perubahan suasana hati
  • Nyeri di ulu hati
  • Muntah-muntah
  • Susah buang air besar (konstipasi)
  • Urine berwarna gelap
  • Tekanan darah meningkat
  • Penurunan sel darah merah

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami nyeri berat di ulu hati
  • Pasien yang rentang mengalami retensi atau penumpukan cairan
  • Pasien yang memiliki gangguan pembekuan darah
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi ringan
  • Pasien yang mengalami kekurangan sel darah merah (anemia)
  • Pasien dengan gangguan sirkulasi darah
  • Pasien dengan gangguan hati dan ginjal yang ringan
  • Pasien yang mengalami radang di saluran pernapasan
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki kadar lemak dalam darah yang tinggi (hiperlipidemia)
  • Pasien yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Wanita hamil trimester ketiga
  • Pasien yang alergi berat terhadap ibuprofen
  • Pasien yang mengalami gagal jantung
  • Pasien yang memiliki riwayat asma akut
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati berat
  • Pasien dengan penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang mengalami luka di lambung (tukak lambung)
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi yang berat (hipertensi)
  • Pasien yang mengalami pendarahan di saluran pencernaan
  • Pasien yang sedang melakukan operasi cangkok arteri koroner
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan sakit punggungMeredakan kram ketika menstruasiMenurunkan demam dan nyeri akibat fluMengobati radang sendi ringanIbuprofen bekerja dengan menghalangi jalur penyampaian pesan kimiawi yang dibawa prostaglandin agar tubuh mengalami peradangan.Selain itu, ibuprofen juga akan menekan kinerja enzim cyclooxygenase (COX) dalam mengubah asam arakidonat menjadi senyawa prostaglandin.

Nyeri ringan sampai sedangDewasa: 200-400 mg, setiap 4-6 jam. Dosis maksimal sebanyak 3,2 g/hari, selama 10 hari.Anak-anak berusia di atas 6 bulan: 4-10 mg/kgBB setiap 6-8 jam. Dosis maksimal sebanyak 40 mg/kg BB/hari.DemamDewasa: 200-400 mg, setiap 4-6 jam. Dosis maksimal sebanyak 1,2-3,2 g/hari, selama 3 hari.Anak-anak berusia di atas 6 bulan: 5-10 mg/kg BB setiap 6-8 jam. Dosis maksimal sebanyak 40 mg/kg BB/hari.Nyeri haidDewasa: 200-400 mg, setiap 4-6 jam. Dosis maksimal sebanyak 3,2 g/hari.Peradangan sendi pada anak (juvenile rheumatoid arthritis)Anak-anak: 30-40 mg/kg BB sebanyak 3-4 kali sehari. Dosis maksimal sebanyak 2,4 g/hari.Nyeri sendi (osteoartritis)Dewasa: 400-800 mg sebanyak 3-4 kali sehari. Dosis maksimal sebanyak 3,2 g/hari.

Sebaiknya dikonsumsi setelah makan.

Sering buang angin (kentut)Sebaiknya tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gas, seperti bawang, kacang-kacangan, dan soda.MengantukReaksi alergiReaksi alergi yang biasanya muncul akibat penggunaan ibuprofen, antara lain kemerahan atau ruam di kulit, beberapa bagian tubuh membengkak, dan sesak napas. Jika gejala berlanjut, sebaiknya hentikan pemakaian dan hubungi dokter.Hindari berpergian atau melakukan aktivitas berat. Segerakan tidur walaupun hanya sebentar agar keadaan tubuh membaik.Pandangan kaburSebaiknya segera duduk atau berbaring di ruangan yang tenang, kemudian pejamkan mata Anda selama beberapa waktu. Jika efek samping ini terus berlanjut, sebaiknya hubungi dokter.PusingJika mulai merasa pusing, sebaiknya hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.MualKonsumsilah makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Jika efek samping berlanjut, segera hubungi dokter.Tekanan darah meningkatKenaikan berat badanGangguan di organ hatiKenaikan kadar kalium dalam darahPerubahan suasana hatiNyeri di ulu hatiMuntah-muntahSusah buang air besar (konstipasi)Urine berwarna gelapTekanan darah meningkatPenurunan sel darah merah

Nama Produk

Advil Tablet 200 mg (1 Box @ 50 Tablet)