Acyclovir OGB Dexa Medica Tablet 400 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Acyclovir OGB Dexa Medica tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi virus. Misalnya saja, cacar api yang disebabkan virus Varicella zoster, cacar air, herpes genital dan herpes simplex.

Acyclovir juga digunakan untuk terapi herpes simplex tipe 1, yaitu tipe herpes yang menyebabkan luka di mulut dan bibir, serta herpes simplex tipe 2, yaitu jenis penyakit menular seksual (PMS) yang ditandai dengan adanya lepuhan atau luka pada sekitar alat kelamin dan rektum.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Kandungan acyclovir dalam obat ini merupakan antivirus yang dapat membantu mengurangi keparahan dan mempercepat penyembuhan infeksi.

Selain itu, obat acyclovir juga dapat mencegah terbentuknya luka baru dan mengurangi rasa sakit atau gatal akibat infeksi. Pada orang dengan sistem kekebalan lemah, acyclovir dapat menurunkan risiko penyebaran virus ke bagian tubuh lain dan menyebabkan infeksi serius.

Informasi zat aktif :

Acyclovir termasuk dalam golongan obat antivirus yang bekerja dengan menurunkan kemampuan virus untuk berkembang biak di tubuh. Dengan begitu, infeksi virus yang terjadi pun dapat disembuhkan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, acyclovir diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Absorpsi atau penyerapan rendah di dalam saluran cerna.
  • Distribusi: Bekerja secara luas ke jaringan tubuh.
  • Metabolisme: Diubah menjadi acyclovir monophosphate dan selanjutnya diubah menjadi acyclovir diphosphate, lalu kemudian menjadi acyclovir triphosphate sebagai bentuk aktifnya.
  • Ekskresi: Sebanyak 9-14% dalam bentuk metabolit dikeluarkan melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 2-3 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Cidovofir.
    Penggunaan bersama acyclovir meningkatkan risiko gangguan ginjal.
  • Theophylline.
    Penggunaan bersama asiklovir meningkatkan konsentrasi theophylline, sehingga turut meningkatkan efek sampingnya.
  • Probenecid, cimetidine, adam mikofenolat.
    Penggunaan bersama acyclovir dapat meningkatkan kadar acyclovir dalam plasma.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Mudah memar atau berdarah dan bintik-bintik ungu atau merah di bawah kulit Anda.
  • Perubahan perilaku.
  • Kebingungan dan halusinasi.
  • Tanda-tanda masalah ginjal, seperti sedikit atau tidak bisa buang air kecil, nyeri atau sulit buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, merasa lelah, atau sesak napas.

Indikasi (manfaat) Obat

Acyclovir digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan virus, seperti:

  • Herpes simplex.
  • Herpes genital, yaitu penyakit menular seksual pada wanita dan pria yang menyebabkan area kelamin dan rektum terbentuk luka melepuh.
  • Cacar air yang disebabkan virus Varicella zoster.
  • Herpes zoster atau cacar api.

Acyclovir bekerja dengan cara menghambat pembentukan enzim DNA polimerase, yaitu enzim yang digunakan untuk memperbanyak (replikasi) DNA virus. Penghambatan enzim ini akan menghentikan replikasi virus, sehingga penyebaran dan perkembangan virus di dalam tubuh pun terhenti.

Komposisi Obat

Acyclovir 400 mg.

Dosis Obat

  • Pengobatan infeksi herpes simpleks: 200 mg sebanyak 5 kali/hari dengan jarak setiap 4 jam, selama 5 hari, tetapi pada beberapa infeksi pengobatan dapat diperpanjang.
    • Pada pasien gangguan sistem imun (immuno-compromised), misalnya setelah transplantasi sumsum, atau pasien dengan gangguan penyerapan pada usus: Dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg/kali.
  • Pencegahan herpes simpleks: 200 mg sebanyak 4 kali/hari dengan jarak setiap 6 jam.
    • Pada beberapa pasien gangguan sistem imun (immuno-compromised), misalnya setelah transplantasi sumsum, atau pasien dengan gangguan penyerapan pada usus: Dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg. Lama pemberian obat disesuaikan dengan periode risiko.
  • Pengobatan herpes zoster: 800 mg sebanyak 5 kali sehari dengan jarak setiap 4 jam, selama 7 hari.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan untuk mengurangi risiko gangguan pencernaan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Muntah.
    Minumlah banyak cairan, seperti air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Mintalah rekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit pada apoteker. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama konsumsi obat ini, jika sakit kepala berlangsung lebih lama, segera hubungi dokter Anda.
  • Gangguan makan (anoreksia).

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat sejuk dan kering pada suhu antara 15-20°C, serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengonsumsi acyclovir dalam dosis tinggi.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan gangguan sistem imun (immunocompromised).
  • Pasien penderita kebocoran obat atau cairan dari vena ke jaringan sekitar selama pemberian obat kemoterapi (ekstravasasi).
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.
  • Pasien lanjut usia atau 65 tahun ke atas.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap acyclovir.
  • Pasien penderita masalah ginjal.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Acyclovir OGB Dexa Medica Tablet 400 mg (5 Strip @ 10 Tablet)