SehatQ
SehatQ Profile
Acyclovir Indofarma tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi virus seperti cacar air

Acyclovir Indofarma Tablet 400 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 11.008

Jumlah Produk
1

Tersedia 9 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 12.730
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 11.910
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Mutiara
Rp 13.000
Apotek Mutiara
Kota Jakarta Barat11.34 km
Apotek JNJ
Rp 11.800
Apotek JNJ
Kota Tangerang Selatan16.49 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Acyclovir Indofarma tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi virus misalnya cacar air, herpes simplex, dan cacar api atau herpes zoster. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Acyclovir Indofarma tablet mengandung zat aktif acyclovir.

Obat acyclovir biasa digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan luka pada orang yang menderita varicella atau cacar air, herpes zoster atau ruam yang dapat terjadi pada orang yang pernah menderita cacar air di masa lalu, dan wabah herpes genital, yaitu infeksi virus herpes yang menyebabkan luka di sekitar alat kelamin dan rektum dari waktu ke waktu.

Informasi zat aktif :

Acyclovir adalah obat antivirus yang bekerja dengan cara menghambat produksi virus, sehingga dapat menghentikan penyebaran dan perkembangannya di dalam tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, acyclovir diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Absorpsi atau penyerapan rendah di dalam saluran cerna.
  • Distribusi: Bekerja secara luas ke jaringan tubuh.
  • Metabolisme: Diubah menjadi acyclovir monophosphate dan selanjutnya diubah menjadi acyclovir diphosphate, lalu kemudian menjadi acyclovir triphosphate sebagai bentuk aktifnya.
  • Ekskresi: Sebanyak 9-14% dalam bentuk metabolit dikeluarkan melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 2-3 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Probenecid, cimetidine, adam mikofenolat.
    Penggunaan bersama acyclovir dapat meningkatkan kadar acyclovir dalam plasma.
  • Theophylline.
    Penggunaan bersama asiklovir meningkatkan konsentrasi theophylline, sehingga meningkatkan efek sampingnya.
  • Cidovofir.
    Penggunaan bersama acyclovir meningkatkan risiko gangguan ginjal.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Mudah memar atau berdarah, serta munculnya bintik-bintik ungu atau merah di bawah kulit.
  • Perubahan perilaku.
  • Kebingungan.
  • Halusinasi.
  • Tanda-tanda masalah ginjal, seperti nyeri atau sulit buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, serta merasa lelah atau sesak napas.

Indikasi (manfaat)

Obat acyclovir digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan virus, seperti:

  • Cacar air yang disebabkan virus Varicella zoster.
  • Herpes simplex.
  • Herpes zoster atau cacar api.
  • Herpes genital, yaitu infeksi menular seksual.

Acyclovir merupakan obat antivirus yang bekerja dengan cara mengganggu pembentukan enzim DNA polimerase, yaitu enzim yang digunakan untuk memperbanyak (replikasi) DNA virus. Dengan menghambat pembentukan enzim DNA polimerase, maka replikasi virus dapat dihambat, sehingga penyebaran dan perkembangan virus di dalam tubuh pun terhenti.

Komposisi

Acyclovir 400 mg.

Dosis

Pengobatan infeksi herpes simplex: 200 mg sebanyak 5 kali/hari dengan jarak setiap 4 jam, selama 5 hari. Namun, pada beberapa infeksi pengobatan dapat diperpanjang.

  • Pada pasien gangguan sistem imun (immuno-compromised), misalnya setelah transplantasi sumsum, atau pasien dengan gangguan penyerapan pada usus: Dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg/kali.

Pencegahan herpes simplex: 200 mg sebanyak 4 kali/hari dengan jarak setiap 6 jam.

  • Pada beberapa pasien gangguan sistem imun (immuno-compromised), misalnya setelah transplantasi sumsum, atau pasien dengan gangguan penyerapan pada usus: Dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg. Lama pemberian obat disesuaikan dengan periode risiko.

Pengobatan herpes zoster: 800 mg sebanyak 5 kali sehari dengan jarak setiap 4 jam, selama 7 hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan untuk mengurangi risiko gangguan pencernaan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menghindari kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah air edikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit kepala.
    Beristirahat dan minumlah banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Mintalah rekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit pada apoteker. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama konsumsi obat ini. Jika sakit kepala berlangsung lebih lama, segera hubungi dokter Anda.
  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Gangguan makan (anoreksia).

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat sejuk dan kering pada suhu antara 15-20°C, serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan sistem imun (immunocompromised).
  • Pasien penderita kebocoran obat atau cairan dari vena ke jaringan sekitar selama pemberian obat kemoterapi (ekstravasasi).
  • Pasien yang menerima dosis acyclovir tinggi.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita masalah ginjal.
  • Pasien berusia 65 tahun ke atas.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Acyclovir Indofarma Tablet 400 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 12.730