SehatQ
SehatQ Profile
Acarbose tablet adalah obat untuk terapi kombinasi pasien diabetes tipe 2 yang disertai dengan diet.

Acarbose Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 8.500

Jumlah Produk
1

Tersedia 90 Penjual

Apotek Kota Bambu
Rp 12.000
Apotek Kota Bambu
Kota Jakarta Barat2.96 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 11.900
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 12.000
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Rave Pharma
Rp 18.700
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Acarbose tablet adalah obat untuk terapi kombinasi pasien diabetes tipe 2 yang disertai dengan diet. Obat ini merupakan golongan obat keras, sehingga untuk mendapatkannya harus dengan ressep dokter. Obat ini mengandung zat aktif acarbose sebesar 50 mg.

Kandungan zat aktif dalam obat ini bekerja diusus anda untuk memperlambat pemecahan dan penyerapan karbohidrat dari makanan yang anda makan. Efek ini membantu mengurangi kenaikan gula darah anda setelah makan.

Informasi zat aktif :

Acarbose secara kompetitif dan reversibel menghambat alfa amilase pankreas dan batas sikat usus alfa glukosidase, mengakibatkan hidrolisis tertunda dari karbohidrat kompleks dan disakarida yang tertelan, dan penyerapan glukosa.

Berdasarkan kerja obat dalam tubuh, acarbose memiliki status kerja seperti :

  • Absorbsi : Kurang dari 2 % (sebagai obat aktif) dan sekitar 35 % (sebagai metabolit diserap dari saluran pencernaan.
  • Metabolisme : Dimetabolisme secara ekeslusif melalui saluran pencernaan, terutama oleh flora mikroba dan enzim.
  • Ekskresi : Melalui urin.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Ranitidin terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Interaksi obat :

  • Penggunaan bersama dengan diuretik seperti tiazid dan furosemid, kortikosteroid, fenotiazin, produk tiroid, estrogen, kontrasepsi oral, fenitoin, asam nikotinat, simpatomimetik, dan isoniazid.
    Penggunaan akarbose dengan obat di atas dapat menyebabkan hilangnya kontrol glukosa darah.
  • Sulfonilurea, metformin, atau insulin.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan efek penurunan kadar gula darah hingga di bawah batas normal (hipoglikemia).
  • Digoksin.
    Penggunaan akarbose dengan digoksin dapat mempengaruhi kadar digoksin dalam peredarah darah.
  • Neomisin.
    Penggunaan bersama neomisin dapat menyebabkan peningkatan penurunan glukosa darah setelah makan dan meningkatkan frekuensi dan memperparah reaksi pada gangguan saluran pencernaan.
  • Sukrosa dan makanan yang mengandung sukrosa.
    Sukrosa dan makanan yang mengandung sukrosa dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut atau bahkan diare.
  • Kolestiramin, adsorben usus, dan produk enzim pencernaan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Indikasi (manfaat)

  • Terapi kombinasi pada pasien kencing manis tipe 2 (diabetes melitus tipe 2) yang disertai dengan diet.
  • Mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.
  • Membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh, dan masalah fungsi seksual.

Akarbose digunakan untuk menurunkan glukosa darah yang dihasilkan dari penghambatan alfa-amilase pankreas yang kompetitif dan reversibel serta enzim hidrolase alfa-glukosida usus yang terikat pada membran. Akarbose bekerja di usus untuk memperlambat pemecahan dan penyerapan karbohidrat dari makanan yang Anda makan. Efek ini membantu mengurangi kenaikan gula darah Anda setelah makan. Pada pasien diabetes, penghambatan enzim ini mengakibatkan penyerapan glukosa tertunda dan penurunan risiko terjadinya peningkatan kadar gula darah setelah makan (hiperglikemia postprandial). Obat ini tidak dapat meningkatkan sekresi insulin.

Komposisi

Acarbose 50 mg

Dosis

  • Dosis awal: 50 mg sebanyak 3 kali/hari. Dosis maksimal: 200 mg sebanyak 3 kali/hari.
  • Dosis dapat ditingkatkan setelah 4-8 minggu penggunaan.

Aturan pakai

  • Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.
  • Tablet ditelan dengan sedikit air minum dan bersama suapan pertama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit perut dan diare.
    Hindari gula dan konsumsi makanan yang mengandung sukrosa. Minum banyak air untuk mengganti cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan jumlah dan frekuensi buang air kecil, urin berwarna gelap, dan berbau menyengat.
  • Perut kembung.
    Efek samping ini sering terjadi selama beberapa hari pertama tetapi biasanya menetap. Jika perut kembung masih berlanjut atau menjadi semakin parah, beri tahu dokter Anda.
  • Reaksi alegi.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Peradangan pada organ hati (hepatitis).
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Sakit perut.
  • Muntah.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

Lakukan pemeriksaan fungsi hati selama 6-12 bulan pertama terapi.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita penyakit radang usus seperti peradangan kronis pada usus besar dan rektum (kolitis ulserativa) dan peradangan pada saluran pencernaan atau radang pada dinding usus (penyakit Crohn).
  • Pasien dengan kondisi berpindahnya organ dari posisinya akibat kelemahan bagian tubuh yang menekan organ atau jaringan (hernia mayor).
  • Pasien yang mengalami luka (ulkus) penyumbatan pada usus (obstruksi usus).
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat (CrCl kurang dari 25 ml/menit).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak dan remaja 18 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita komplikasi diabetes melitus yang ditandai dengan kadar keton yang tinggi dalam tubuh (ketoasidosis diabetik).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap akarbose.
  • Pasien penderita gangguan usus kronis yang berhubungan dengan gangguan absorpsi dan pencernaan.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Acarbose Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 12.000