SehatQ
SehatQ Profile

Beli Online Obat Keras Terpercaya di Toko SehatQ

Obat keras adalah golongan obat yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter. Ciri-cirinya dapat adalah logo obat keras yang bertanda lingkaran bulat merah dengan garis tepi berwarna hitam, dengan huruf K ditengah yang menyentuh garis tepi. Obat keras hanya boleh dijual di apotek dan harus dengan resep dokter pada saat membelinya.

Obat Wajib Apotek adalah beberapa obat keras yang dapat diserahkan tanpa resep dokter, namun harus diserahkan oleh apoteker di apotek. Pemilihan dan penggunaan obat DOWA harus dengan bimbingan apoteker. Ada beberapa obat keras yang bisa Anda dapatkan di apotek yang dilengkapi dengan resep dokter.

Namun, jika malas keluar rumah, tentu hal ini bukan masalah besar karena Anda bisa membeli obat keras yang dibutuhkan secara online di Toko SehatQ. Tidak perlu pergi ke mana-mana, hanya duduk manis di rumah, obat keras yang diresepkan dokter yang dibutuhkan langsung bisa didapatkan. Sangat mudah bukan?

Jual Obat Keras dengan Harga Terjangkau

Pemilihan obat harus sesuai dengan anjuran dokter karena tanpa penggunaan yang benar, obat bisa membahayakan nyawa. Obat-obatan yang termasuk dalam golongan obat keras, yaitu antibiotik, obat-obatan yang mengandung hormon, obat penenang, dan lain-lain. Contoh dari obat keras adalah asam mefenamat, loratadine, alprazolam, clobazam, pseudoefedrin.

Toko SehatQ menjual berbagai macam obat keras yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Kisaran Rp5.000 – Rp116.000. Jadi tunggu apalagi? Yuk, dapatkan obat keras yang Anda butuhkan hanya di Toko SehatQ sekarang juga!

Mengenal Obat Keras dan Psikotropika

Jika melihat obat dengan lambang lingkaran merah dengan tepi hitam, serta huruf K di dalamnya, itu adalah penggolongan obat ketiga yaitu obat keras dan psikotropika. Artinya, obat ini hanya bisa dibeli jika ada resep dokter. Umumnya, obat keras hanya dijual di apotek berupa obat generik maupun obat wajib dari apotek.

Sementara obat psikotropika memiliki kemungkinan memengaruhi susunan saraf pusat manusia.Perlu diperhatikan bahwa dibandingkan dengan kedua penggolongan obat sebelumnya, obat keras dan psikotropika paling berpengaruh terhadap kondisi seseorang. Selain itu, perlu dibedakan pula bahwa psikotropika bukan merupakan obat narkotika.

Jenis-jenis Obat Keras

Obat-obatan yang termasuk dalam golongan ini, misalnya antibiotik, obat-obatan yang mengandung hormon, obat penenang, dan lain-lain. Contoh dari obat keras adalah asam mefenamat, loratadine, alprazolam, clobazam, pseudoefedrin.

Ketahuilah bahwa obat ini tidak bisa sembarang dikonsumsi, karena dapat berbahaya, meracuni tubuh, memperparah penyakit, atau menyebabkan kematian sehingga harus digunakan sesuai aturan yang tepat.

1. Asam mefenamat

Asam mefenamat merupakan salah satu obat penghilang nyeri dengan intensitas nyeri ringan sampai dengan sedang. Obat ini bisa diminum setiap 8 jam selama masih nyeri, namun obat ini hanya menghilangkan gejalanya saja, bukan menyembuhkan penyebab nyerinya, sehingga Anda perlu mencari tahu apa penyebab keluhan nyeri Anda. Obat ini aman diminum untuk penderita kanker kelenjar air liur sebagai pereda nyeri.

2. Loratadine

Loratadine adalah obat antihistamin yang berfungsi untuk mengatasi gejala alergi umum, seperti gatal-gatal, bersin-bersin, ingusan (hidung berair), mata berair, dan hidung tersumbat. Obat ini bekerja menghambat efek senyawa histamine di dalam tubuh. Histamine adalah senyawa yang menimbulkan gejala-gejala alergi tersebut.Loratadine juga dapat digunakan untuk mengatasi ruam pada kulit, biduran, gejala pilek, atau, gangguan kulit kronis.

3. Alprazolam

Alprazolam adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kepanikan dan kecemasan yang disebabkan oleh depresi. Obat ini termasuk golongan obat benzodiazepine yang bekerja pada otak dan saraf untuk menghasilkan efek yang menenangkan.

4. Clobazam

Clobazam merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi dan mengendalikan kejang. Obat ini termasuk golongan benzodiazepine yang bekerja pada otak dan sistem saraf pusat yang dapat menghasilkan efek menenangkan.

5. Pseudoephedrine

Pseudoephedrine adalah obat yang dapat digunakan untuk mengatasi gejala hidung tersumbat pada kasus flu atau pilek, serta penyakit pernapasan lainnya. Pseudoephedrine bisa ditemukan sebagai kandungan tunggal atau kombinasi dengan obat lain. Obat ini juga obat golongan dekongestan yang bekerja dengan cara meredakan pembengkakan pembuluh darah di dalam hidung, sehingga saluran napas lebih terbuka dan napas menjadi lega.

Beli online obat dan produk kesehatan di Toko SehatQ, pasti asli dan harga terjangkau!