SehatQ
SehatQ Profile
Apotek Satrio Intermoda BSD

Apotek Satrio Intermoda BSD

Kabupaten Tangerang
5(2)
Filter







Beli Online Obat Painkiller Terpercaya di Toko SehatQ

Penggunaan obat painkiller (penawar rasa sakit) sudah lazim dilakukan oleh banyak orang, seperti sakit gigi atau penyakit lainnya. Oleh karena itu, obat pereda nyeri ini sudah banyak dijual di toko obat atau warung.

Ada beberapa jenis obat pereda nyeri yang bisa dikonsumsi, tapi ibuprofen dan paracetamol menjadi jenis obat yang paling umum dicari dan konsumsi. Jika Anda sedang mencari obat pereda nyeri, Anda bisa langsung beli di Toko SehatQ secara online, baik itu melalui aplikasi atau website.

Tanpa harus keluar rumah, Anda sudah bisa mendapatkan obat yang dibutuhkan dengan mudah aman. Pastikan Anda membeli produk kesehatan atau kecantikan yang dibutuhkan hanya di Toko SehatQ.

Jual Obat Painkiller dengan Harga Terjangkau

Sama seperti namanya, obat painkiller memiliki manfaat untuk menghilangkan rasa sakit atau nyeri. Ada beragam jenis dan dosis yang bisa digunakan. Mulai dari dosis untuk sakit ringan hingga dosis yang lebih besar untuk sakit yang berat.

Anda bisa temukan obat tersebut di Toko SehatQ. Di sini menjual berbagai macam obat pereda nyeri yang bisa Anda sesuaikan dengan rasa sakit. Misalnya, obat pereda nyeri untuk gigi, perut kram, dan lainnya.

Selalu ingin menjadi solusi yang terbaik bagi masyarakat, Toko SehatQ menjual berbagai produk yang dibutuhkan dengan kualitas terbaik dan original. Jadi, Anda tidak perlu ragu dan khawatir untuk membeli produk-produk di Toko SehatQ.

Jenis-Jenis Obat Pereda Nyeri

Ada banyak obat pereda nyeri yang bisa mengobati rasa sakit. Namun, setiap obat memiliki efek yang berbeda-beda tergantung jenis sakit yang dirasa. Agar Anda tidak salah memilih obat penawar sakit, berikut ini ulasan selengkapnya.

1. Paracetamol

Paracetamol dipercaya sebagai obat penawar sakit yang berhubungannya dengan peradangan, seperti sakit kepala, punggung, dan lainnya.

Namun, setiap obat memiliki efek samping yang berbeda. Oleh karena itu, Anda harus mengikuti aturan pakai yang dianjurkan, seperti dosis penggunaan paracetamol yang aman untuk orang dewasa adalah 500 mg yang diminum maksimal 4 kali sehari. Jangan pernah mengonsumsi paracetamol melebihi dosis yang dianjurkan, sebab terdapat efek samping yang serius.https://toko-cms.sehatq.com/product-category/12

2. Ibuprofen

Obat anti inflamasi non steroid (NSAID), seperti ibuprofen, diklofenak, dan naproxen, tampaknya bekerja lebih baik untuk menghilangkan nyeri akibat artritis atau cedera. Namun, obat ini tidak bisa dikonsumsi dalam waktu lama karena memiliki dampak bagi kesehatan tubuh, yaitu sakit perut, pendarahan, hingga berisiko gagal ginjal dan jantung. Ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi obat ini kecuali anjuran dari dokter. Oleh karena itu, jangan pernah melampaui dosis yang dianjurkan oleh dokter. Jika nyeri Anda tidak kunjung sembuh, lebih baik periksakan ke dokter untuk penanganan yang lebih optimal.

3. Aspirin

Aspirin termasuk jenis obat dari golongan anti inflamasi non steroid (NSAID). Meskipun memiliki efek samping yang sama dengan jenis obat NSAID lainnya, tetapi aspirin tidak seefektif obat penghilang rasa sakit lainnya. Jadi, tidak di dianjurkan untuk mengobati nyeri.

Tidak memberikan efek yang begitu signifikan, bukan berarti Anda bisa memberikan obat ini secara sembarangan, misalnya kepada anak-anak di bawah 16 tahun atau orang yang memiliki riwayat penyakit serius, kecuali sudah ada anjuran dari dokter.

4. Kodein

Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa mengonsumsi obat ini dibarengi dengan paracetamol. Namun, untuk paracetamolnya yang dosis rendah ya. Tidak dianjurkan mengonsumsi obat kodein secara terus menerus. Sebab, bisa mengakibatkan ketergantungan dan berisiko pada kesehatan. Jadi, jika rasa nyeri tidak kunjung sembuh, Anda bisa langsung ke dokter untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut.

5. Amitriptyline dan Gabapentin

Amitriptyline adalah obat untuk depresi, sedangkan gabapentin adalah obat untuk epilepsi. Namun, kedua obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati nyeri yang disebabkan oleh kepekaan atau kerusakan saraf, seperti herpes zoster, diabetes, nyeri saraf, dan linu panggul. Namun, obat ini tidak bisa dikonsumsi sembarangan sehingga harus membutuhkan anjuran dari dokter. Untuk efek samping dari obat ini, Anda akan mengalami ngantuk dan juga pusing.

6. Morfin

Obat-obatan jenis morfin (oxycodone, fentanyl dan buprenorphine) termasuk jenis obat pereda nyeri yang memiliki keefektifan lebih kuat dibandingkan yang lain. Oleh karena itu, obat ini bisa digunakan untuk meredakan rasa sakit yang cukup parah. Morfin terbagi menjadi beberapa jenis, baik berbentuk tablet atau suntikan. Dikarenakan termasuk obat yang keras, obat ini boleh dikonsumsi hanya berdasarkan anjuran dari dokter.

Bahan Alami Sebagai Obat Pereda Nyeri

Jika Anda takut atau khawatir dengan efek samping dari obat penawar rasa sakit, ada baiknya Anda menggunakan bahan-bahan herbal yang dipercaya juga bisa mengurangi rasa sakit. Berikut ini bahan alami yang bisa Anda gunakan.

1. Kunyit

Kunyit dipercaya bisa mengobati gangguan kesehatan, seperti pencernaan, sakit perut, bisul, hingga kanker. Mengandung senyawa curcumin sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari molekul radikal bebas.

2.Cengkeh

Cengkeh juga termasuk bahan alami yang memiliki banyak manfaat. Mengandung eugenol, cengkeh dapat berperan sebagai pereda nyeri alami, seperti sakit kepala, radang rematik, sakit gigi, dan nyeri topikal.

3. Es Batu

Meskipun berasal dari bahan yang cukup sederhana, tapi es batu dipercaya dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan yang secara otomatis mengurangi nyeri yang Anda rasakan. Contohnya, dengan kompresan air dingin dapat membantu mengurangi sakit kepala.

Beli online obat dan produk kesehatan di Toko SehatQ, pasti asli dan harga terjangkau!