SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Beli Online Obat Antibiotik Terpercaya di Toko SehatQ

Antibiotik merupakan kelompok obat yang diperuntukkan dalam mengatasi dan mencegah terjadinya infeksi bakteri. Obat jenis ini bekerja dengan cara membunuh dan menghentikan perkembangbiakan bakteri di dalam tubuh. Meski efektif untuk mengatasi penyakit akibat bakteri, antibiotic tidak dapat digunakan untuk mengatasi penyakit akibat infeksi virus.

Namun, beberapa penyakit akibat infeksi bakteri seperti radang tenggorokan dapat disembuhkan dengan beli antibiotik online terpercaya. Salah satu tempat beli obat antibiotik yang pasti original adalah di Toko SehatQ.

Jual antibiotik harga terjangkau

Antibiotik merupakan salah satu obat yang penggunaannya harus disertai dengan resep dokter dan tidak dapat digunakan sembarangan. Antibiotik merupakan obat golongan keras yang dapat berbahaya jika dikonsumsi tanpa resep.

Toko SehatQ jual antibiotik harga terjangkau yang bisa didapatkan dengan resep dokter secara online. Jadi, meskipun pembeliannya tidak bertatap muka secara langsung, Toko SehatQ tetap menjaga agar pembelian obat Anda aman dan sesuai standar kesehatan yang ada.

Fungsi antibiotik untuk tubuh

Jika penyakit Anda disebabkan oleh bakteri, dokter akan langsung memberikan resep antibiotik yang diperlukan. Dokter bisa meresepkan antibiotik dalam bentuk tablet, kapsul, cairan, krim, dan salep.

Lantas, bagaimana fungsi antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab penyakit?

Sebenarnya, tubuh memiliki sistem imun dan sel darah putih yang bisa memberantas bakteri. Namun ketika jumlah bakteri meningkat, sistem imun pun kewalahan dan tidak bisa mengatasinya.

Di saat seperti itulah antibiotik dibutuhkan. Fungsi antibiotik salah satunya adalah membantu sistem imun melawan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit. Cara kerja antibiotik untuk membunuh bakteri dalam tubuh adalah dengan berbagai cara berikut ini:

  • Menyerang dinding yang melapisi bakteri
  • Mengganggu reproduksi bakteri
  • Menghalangi produksi protein pada bakteri

Efek samping antibiotik yang mungkin terjadi

Sebagian besar efek samping antibiotik memang tidak serius. Meski begitu, ada pula beberapa efek samping yang lebih parah, misalnya anafilaksis. Itulah sebabnya penting bagi kita untuk mengetahui efek samping antibiotik agar tahu cara menghindarinya.

  • Masalah pada pencernaan, seperti mual, muntah, diare dan perut kembung, adalah efek samping antibiotik yang umum terjadi.
  • Sensitif terhadap cahaya atau photosensitivity adalah efek samping antibiotik yang juga umum terjadi. Kondisi ini dapat membuat cahaya terlihat lebih terang di mata Anda. Selain itu, photosensitivity juga dapat menyebabkan kulit lebih mudah terbakar.
  • Demam merupakan efek samping antibiotik yang biasanya disebabkan oleh reaksi alergi. Umumnya, obat-obatan antibiotik, seperti beta-laktam, cephalexin, minocycline, dan sulfonamida, yang menyebabkannya.
  • Infeksi jamur. Di saat obat antibiotik membunuh bakteri, infeksi jamur dapat terjadi. Sebab, obat-obatan antibiotik dapat membunuh bakteri baik yang memiliki tugas mencegah infeksi jamur dari tubuh. Hasilnya, infeksi jamur di vagina, mulut, hingga tenggorokan dapat muncul.
  • Perubahan warna gigi. Beberapa jenis antibiotik, seperti tetrasiklin dan doksisiklin, dapat menyebabkan munculnya noda gigi permanen, terutama pada anak-anak (di bawah usia 8 tahun) yang giginya masih dalam masa pertumbuhan.
  • Reaksi alergi dapat disebabkan banyak obat-obatan, termasuk antibiotik. Beberapa reaksi alergi memang bersifat ringan, namun sebagian reaksi alergi dapat menyebabkan gejala yang lebih parah, misalnya sesak napas atau bahkan anafilaksis.
  • Gagal ginjal. Penderita penyakit ginjal, ada baiknya lebih berhati-hati dalam mengonsumsi obat antibiotik karena dianggap dapat merusak ginjal. Gagal ginjal adalah efek samping antibiotik yang serius. Berdiskusilah terlebih dahulu pada dokter jika memiliki penyakit ginjal sebelum mengonsumsi antibiotik.
  • Perubahan pada darah. Beberapa obat antibiotik, seperti beta-laktam dan sulfametoksazol, dapat menyebabkan perubahan pada darah. Salah satunya adalah leukopenia yang menurunkan kadar sel darah putih di dalam tubuh sehingga infeksi lebih mudah menyerang.
  • Masalah jantung. Dalam kasus yang jarang terjadi, obat antibiotik juga dapat menyebabkan masalah jantung, seperti detak jantung tak beraturan hingga tekanan darah rendah.
  • Kejang adalah efek samping antibiotik yang jarang terjadi, tetapi bukan berarti Anda boleh menyepelekannya. Jika Anda mengidap epilepsi atau pernah mengalami kejang sebelumnya, berkonsultasilah pada dokter sebelum mengonsumsi obat antibiotik.
  • Tendonitis adalah peradangan pada tendon. Tendon adalah jaringan ikat yang menghubungkan otot ke tulang. Masalah ini juga bisa disebabkan oleh obat antibiotik seperti ciprofloxacin.

Itulah efek samping antibiotik yang mungkin terjadi jika Anda mengonsumsinya. Agar tidak mengalami efek samping yang berbahaya atau parah, selalu tebus obat antibiotik menggunakan resep dokter yang valid, ya. Beli online obat dan produk kesehatan di Toko SehatQ, pasti asli dan harga terjangkau!